PPP Nilai Sukmawati Soekarnoputri Keseleo Lidah

Senin, 18 November 2019 - 06:13 WIB
PPP Nilai Sukmawati...
PPP Nilai Sukmawati Soekarnoputri Keseleo Lidah
A A A
JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suharso Monoarfa menilai putri Presiden pertama RI Soekarno, Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri keseleo lidah.

Dia yakin, Sukmawati Soekarnoputri tidak berniat menistakan agama sebagaimana tuduhan Koordinator Bela Islam (Korlabi). (Baca juga: Diduga Nistakan Agama, Sukmawati Soekarnoputri Dipolisikan)

"Saya kira itu kan mungkin beliau (Sukmawati) sudah mengklarifikasi bahwa tidak begitu maksudnya, mungkin dalam skala yang berbeda lah maksudnya beliau itu, seakan-akan seperti itu," ujar Suharso usai acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus doa Bersama Mengenang 100 Wafatnya Almaghfirullah KH Maemoen Zubair dan tasyakuran atas Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada KH Masykur di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro 60, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/11/2019).

Suharso pun mengakui bahwa Nabi Muhammad tidak bisa disamakan dengan Soekarno. "Tetapi saya kira bukan begitu maksud Bu Sukma untuk menyamakan identik sama sebab, tidak saya kira," ujar menteri Perencanaan Pembangunan Nasional ini.

Dia berpendapat, Sukmawati bermaksud mengatakan bahwa Soekarno memiliki gagasan-gagasan besar yang mengikuti jejak Rasulullah. (Baca juga: Tifatul Minta Sukmawati Belajar Islam Lebih Dalam)

"Mungkin beliau slip of the tongue (Keseleo lidah) di situ mungkin, mungkin mengatakan bahwa Bung Karno itu mengikuti cara Rasulullah," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Koordinator Bela Islam (Korlabi) melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Polda Metro Jaya. Korlabi menilai Sukmawati menistakan agama karena membandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW.
(shf)
Berita Terkait
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
Berita Terkini
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Febrie Adriansyah Hadir...
Febrie Adriansyah Hadir Diperiksa Kejagung, Kehadirannya Tak Tertangkap Awak Media
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved