Respons PDIP Terkait Surya Paloh dan Partai Paling Pancasilais

Minggu, 10 November 2019 - 16:23 WIB
Respons PDIP Terkait...
Respons PDIP Terkait Surya Paloh dan Partai Paling Pancasilais
A A A
JAKARTA - Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menganggap, pidato Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh, tidak ditempatkan sebagai sindiran atas nasionalisme dari PDI Perjuangan.

(Baca juga: Sindiran Surya Paloh Soal Partai Paling Pancasilais Dinilai 'Psywar' Internal Koalisi Jokowi)

"Dalam rekam jejak digital kami, yang memberi tanggapan terhadap pelukan Pak Surya Paloh dan Pak Shohibul Iman adalah Presiden Jokowi sendiri," kata Hasto kepada wartawan, Minggu (10/11/2019).

"Lalu apakah kritik Pak Surya Paloh yang memertanyakan bangsa apa kita ini sehingga hubungan rangkulan dan tali silaturahim yang dimaknai dengan beragam tafsir dan kecurigaaan ditujukan ke Presiden? PDI Perjuangan berpendapat bahwa apa yang disampaikan Presiden Jokowi tersebut dikategorikan sebagai 'ice breaker' sehingga tidak perlu ditanggapi secara khusus. Itu adalah 'joke' politik yang cerdas," sambungnya

Demikian halnya kata Hasto, menanggapi apa-apa yang disampaikan Surya Paloh dalam pidato pembukaan Kongres II Nasdem tersebut adalah hal yang lazim dilakukan.

Hasto menduga, apa yang disampaikan tersebut sebagai bentuk otokritik Nasdem dan juga bagi kehidupan politik secara keseluruhan. Otokritik sering dilakukan dalam peristiwa politik penting seperti kongres Partai.

"Jadi kami tidak merasa tersindir, terlebih rakyat tahu bahwa nasionalisme dan jalan Pancasila yang ditempuh oleh PDI Perjuangan berasal dari pengakuan rakyat secara luas, bukan hasil penilaian orang per orang. Dengan demikian Pancasilais tidaknya suatu Partai itu diukur dari konsistensi sikap, satunya kata dan perbuatan, dan dari keputusan politiknya. Pancasilais itu buah sikap politik, dan bukan hasil retorika atau pencitraan," ujar Hasto.

Kata Hasto, PDI Perjuangan percaya bahwa jalan ideologi Pancasila yang kami ditempuh adalah jalan mendapatkan kekuasaan politik dengan menangis dan tertawa bersama rakyat, bukan jalan elite, dan bukan pula jalan pintas kekuasaan.

"Sebab kami punya tanggung jawab bahwa watak dan karakter Partai itu diuji justru ketika berada di dalam kekuasaaan: apakah Partai tersebut akan menggunakan kekuasaannya untuk kemajuan rakyat dan bangsanya, atau bagi kepentingan jangka pendek elektoral Partainya? Disinilah moral kekuasaan dan dedikasi politik itu diukur," tutur Hasto.

Maka itu, menurut Hasto, dari pada sibuk memersoalkan siapa yang Pancasilais, PDI Perjuangan mengajak untuk memberikan kepercayaan bagi kepemimpinan Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin dengan seluruh jajaran kabinetnya.

"Pemilu 2024 masih jauh. Serahkan penilaian kinerja Partai pada rakyat," tukasnya.
(maf)
Berita Terkait
Reshuffle Kabinet, Partai...
Reshuffle Kabinet, Partai Demokrat: Kami Tidak Akan Mencampurinya
Terus Dukung Pemerintahan...
Terus Dukung Pemerintahan Jokowi, PDIP: Wabah Corona Masalah Bersama
Soal Reshuffle, PDIP...
Soal Reshuffle, PDIP Yakin Presiden Punya Pertimbangan Politik dan Strategis
PDIP Dukung Jokowi Rombak...
PDIP Dukung Jokowi Rombak Kabinet
Jokowi Evaluasi Kinerja...
Jokowi Evaluasi Kinerja Menteri, PDIP: Ini Momentum Tepat
Isu Reshuffle Kabinet,...
Isu Reshuffle Kabinet, Ini Arahan AHY dan Sikap Partai Demokrat
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved