Para Menteri Diharapkan Mampu Implementasikan Visi Jokowi-Ma'ruf

Kamis, 07 November 2019 - 20:02 WIB
Para Menteri Diharapkan...
Para Menteri Diharapkan Mampu Implementasikan Visi Jokowi-Ma'ruf
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah menunjuk jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju 2019. Kini, publik menanti kerja nyata para menteri mewujudkan visi Jokowi-Ma'ruf.

"Kami tentunya berharap para menteri benar-benar dapat mengimplementasikan visi dan misi Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin. Membawa Indonesia maju, dan menyejaterahkan rakyat," ucap Ketum Laskar Rakyat Jokowi, Riano Oscha, Kamis (7/11/2019).

(Baca juga: Bamsoet Dipastikan Maju Bertarung di Munas Golkar)

Menurut Riano, pemerintahan Jokowi-Ma'ruf sepatutnya menghadirkan harapan baru. Gebrakan tim ekonomi yang berada di Kabinet Indonesia Maju sangat ditunggu oleh seluruh kalangan.

"Tim ekonomi harus bergerak cepat. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi triwulan III-2019 sebesar 5,02. Melambat dibandingkan kuartal yang sama pada tahun lalu yang tumbuh 5,17 persen," urainya.

Sementara Ketum Forum Relawan Jokowi, Andi Azwan mengatakan, kekuatan politik pemerintahan Jokowi-Ma'ruf sudah tidak perlu diragukan di parlemen. Meski begitu, dia menginginkan agar koalisi partai pendukung tetap perlu memberikan saran dan kritik kepada tim ekonomi pemerintah.

"Fungsi pengawasan DPR mesti dioptimalkan. Tidak ada lagi waktu berleha-leha, tim ekonomi wajib untuk terus kerja, kerja, dan kerja," kata Andi.

Perekonomian dunia lanjutnya, memang tengah mengalami tekanan yang cukup berat, bahkan sudah masuk kategori resesi. Tapi, bukan berarti itu menjadi alasan mutlak bahwa ekonomi Indonesia sulit menanjak.

"Kalau tidak ada terobosan signifikan, berarti tim ekonomi pemerintah bisa dikatakan tidak siap. Waspada dengan kondisi ekonomi global boleh saja, namun tetap harus dipikirkan solusinya," sambung dia.

Hal senada diungkapkan Ketua DPP Arus Bawah Jokowi, Supriyanto. Dia menerangkan, Jokowi sudah menyampaikan jika Indonesia punya potensi menjadi negara dengan pendapatan tinggi (high income country).

Menurutnya, demi mencapai tujuan tersebut, maka perlu menggenjot ekonomi untuk keluar dari jebakan negara dengan pendapatan menengah (middle income country). "Nah, ini tentunya tantangan bagi tim ekonomi Kabinet Indonesia Maju. Tim ekonomi yang dipercaya oleh Pak Jokowi, tentu orang-orang yang berpengalaman," tutur Supriyanto.

Hanya saja kata dia, lagi-lagi publik ingin melihat aksi mereka. Supriyanto mengaku, mereka harus buktikan bahwa mereka benar-benar kompeten, tidak sekadar hanya karena konsesi kekuasaan semata.

"Pak Jokowi juga minta supaya menteri turun ke lapangan. Kami dukung penuh hal itu. Menteri jangan hanya duduk di belakang meja," ungkap Supriyanto.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Jejak Reshuffle Kabinet...
Jejak Reshuffle Kabinet Era Jokowi-Ma'ruf Amin
Staf Khusus Presiden...
Staf Khusus Presiden Surati Camat, Natalius Pigai: Ada Vandalisme Moral
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved