Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat

Kamis, 25 Juni 2020 - 20:54 WIB
loading...
Selain Wapres, Jokowi...
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelora, Fahri Hamzah menyatakan, selain problem dapur dan operator di pemerintahan Jokowi-KH. Maruf Amin yang tidak maksimal. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), Fahri Hamzah menyatakan, selain problem 'dapur dan operator' di pemerintahan Jokowi-KH Ma'ruf Amin yang tidak maksimal, Presiden Jokowi juga memerlukan penasihat presiden yang kompatibel dengan kebutuhannya.

(Baca juga: Pengesahan Inkonstitusional, Munarman FPI Minta UU 2/2020 Dibatalkan)

"Presiden ini memerlukan nasihat agama, ketenangan jiwa yah. Apa istilahnya itu tausiyah," kata Fahri dalam Webinar bertajuk 'Siapa Layak Direshuffle?, Kamis (25/6/2020).

Maka itu, Fahri menyarankan kepada Presiden Jokowi agar mengaktifkan Kiai Ma'ruf Amin sebagai penasihatnya, karena Kiai Ma'ruf selain sebagai Wakil Presiden juga pernah menjadi Ketua Umum Majelis Ulama (MUI). (Baca juga: Angka Covid-19 Terus Meningkat Akibat Salah Memaknai New Normal)

"(Penasihat) ini yang sebenarnya hari-hari itu bikin presiden tenang. Supaya ambil keputusan yang tenang. Dan termasuk juga supaya memilih tema-tema yang disepakati dengan DPR yang tidak kontroversial," ujar mantan Wakil Ketua DPR ini.

Menurut Fahri, di periode kedua ini seharusnya Presiden Jokowi tak terlalu ambil pusing karena tak bisa mencalonkan diri lagi menjadi Presiden. Sehingga, Jokowi tak perlu mencari musuh. Dia mengatakan, mungkin Jokowi tak mencari musuh dan tak mau bertengkar dengan orang lain, namun bisa jadi ia tak menyadari bahwa di meja Presiden keluar kebijakan yang kontroversial.

(Baca juga: Update Corona: Bertambah 1.178, Kasus Positif Tembus 50 Ribu Orang)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Shakira Guncang Pembukaan...
Shakira Guncang Pembukaan Piala Dunia 2026, Azteca Bergemuruh
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Berita Terkini
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved