Respons Hanura Soal Belum Dapat Posisi dan Disebut Tak Kerja

Sabtu, 26 Oktober 2019 - 18:56 WIB
Respons Hanura Soal...
Respons Hanura Soal Belum Dapat Posisi dan Disebut Tak Kerja
A A A
JAKARTA -
Ketua DPP Partai Hanura Inas N Zubir merespons pernyataan Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rahman yang menyangkal kinerja Hanura dalam pemenangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin pada pilpres lalu.

Sehingga hingga partai itu tidak mendapat jatah kursi di kabinet Indonesia Maju. Yang lebih menyakitkan sesal Inas, terkesan seakan partai Hanura meminta-minta jatah kursi.

"Saya tegaskan kepada saudara Fadjroel Rahman, bahwa Hanura tidak mengemis-ngemis jabatan menteri maupun wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju," kata Inas, Sabtu (26/10/2019).

Kemudian ada pula pernyataan bahwa komposisi kabinet sudah dapat bekerja dengan baik meski tanpa keterlibatan Hanura. Inas merasa pernyataan itu telah menghina Hanura dan seakan Hanura menjadi beban.

"Yang lebih menyinggung perasaan dari pernyataan juru bicara presiden tersebut adalah, seolah-olah jika kabinet diisi oleh perwakilan Hanura maka kabinet malahan berjalan tidak baik," tutur Inas.

Inas kembali menegaskan, Hanura tidak akan meminta-minta jatah kursi dan dia menghormati hak prerogatif Presiden, hanya saja ujarnya, tidak patut bila Hanura tidak diajak bicara dan ditinggalkan begitu saja.

"Hanura tidak memaksakan kehendak untuk meminta-minta jatah kepada Jokowi. Kami sepenuhnya mendukung keputusan apapun yang diambil oleh Presiden, dan itulah totalitas Hanura. Tapi sebagai teman seperjuangan dalam pilpres yang lalu, maka sudah sepantasnya jika Hanura diajak bicara," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Hanura: Relevan atau...
Hanura: Relevan atau Tidak Reshuffle Kabinet Seharusnya Bukan Dinilai Menteri
Presiden Lantik Politikus...
Presiden Lantik Politikus Hanura Jadi Kepala BP2MI
Reshuffle Kabinet, Partai...
Reshuffle Kabinet, Partai Demokrat: Kami Tidak Akan Mencampurinya
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Reshuffle Kabinet Dinilai...
Reshuffle Kabinet Dinilai Sulit Hindari Tarik Menarik Kepentingan Partai
Soal Isu Reshuffle Kabinet,...
Soal Isu Reshuffle Kabinet, PKPI dan Hanura Kompak Serahkan ke Jokowi
Berita Terkini
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
KY Bakal Tindak Lanjuti...
KY Bakal Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim
Dugaan Korupsi Pasokan...
Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara, Polri: Negara Rugi Rp5 Triliun Akibat Pemadaman Listrik
Infografis
Trump Ingin Relokasi...
Trump Ingin Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Kemlu: Tak Dapat Diterima!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved