Hanura: Relevan atau Tidak Reshuffle Kabinet Seharusnya Bukan Dinilai Menteri

Rabu, 08 Juli 2020 - 15:41 WIB
loading...
Hanura: Relevan atau...
Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir merespons isu reshuffle kabinet yang berkembang di tengah masyarakat belakangan ini. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Apakah betul Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempunyai keinginan untuk mereshuflle kabinet-nya? Pertanyaan itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir merespons isu reshuffle kabinet yang berkembang di tengah masyarakat belakangan ini.

Menurut Inas, padahal sebagian besar masyarakat menilai ucapan Presiden Jokowi tentang reshuflle itu adalah sikap bijak untuk memacu kinerja menteri-menterinya agar bekerja 'extra ordinary' dalam menghadapi pandemi COVID-19. (Baca juga: Klaim Pratikno Kabinet Membaik Setelah Jokowi Marah, Pengamat: Lebay)

"Tapi, ketika Menteri Sekretariat Negara mengatakan bahwa kinerja para menteri sudah membaik dan resfuflle kabinet menjadi tidak relevan, maka masyarakat akhirnya justru meyakini bahwa isu reshuflle bukanlah sekadar pemacu kinerja para mentri, melainkan ancaman presiden kepada menteri-menterinya yang berkinerja buruk sejak ditunjuk sebagai menteri," ujar Inas saat dihubungi SINDOnews, Rabu (8/7/2020).

Inas menyebut relevan atau tidak relevan tentang reshuflle seharusnya bukan dinilai oleh seorang Menteri Sekretaris Negara, melainkan oleh Presiden Jokowi sendiri sebagai orang yang memegang hak prerogatif untuk melengserkan atau tidak melengserkan seorang menteri. (Baca: Pemuda Muhammadiyah Ungkap Sejumlah Desas-Desus Terkait Reshuffle Kabinet)

Maka, mantan Anggota DPR itu menilai, apabila Menteri Sekretaris Negara mempunyai analisa tentang kinerja para menteri maka seharusnya disampaikan langsung kepada presiden dan bukan dibuka ke publik. "Lagipula, bukankah analisis tersebut adalah rahasia negara?" tandas Inas.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Berita Terkini
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved