Soal Susunan Kabinet Jokowi, LIPI: Hormati Putusan Presiden

Jum'at, 25 Oktober 2019 - 20:08 WIB
Soal Susunan Kabinet...
Soal Susunan Kabinet Jokowi, LIPI: Hormati Putusan Presiden
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan dan melantik para menteri dan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. Kendati demikian, pro kontra terhadap susunan kabinet tersebut masih terjadi di masyarakat.

Terkait hal itiu, peneliti senior LIPI, Indria Samego, mengingatkan masyarakat Indonesia untuk menghormati keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pemilihan menteri dan wakilnya. (Baca juga: Ini Wajah Baru dan Lama Kabinet Indonesia Maju yang Akan Banyak Disorot Publik)

“Kita boleh tidak suka tetapi itu keputusan presiden dan sudah dipilih (menteri dan wakilnya). Yang terpenting, menteri yang dipilih presiden adalah orang orang yang memang menurut presiden adalah orang-orang yang layak untuk diangkat menjadi menteri kabinet,” kata Indria, Jumat (25/10/2019).

Indria mengapresiasi keputusan presiden dalam pemilih menteri dan wakilnya selama dapat memberikan dampak pembangunan politik dan perubahan yang semakin baik. (Baca juga: Presiden Jokowi Memilih Menteri Terbaik Demi Indonesia Maju)

Indria menilai, pemilihan menteri dan wakil menteri menunjukkan adanya upaya lebih konkret dan positif dalam membangun negara. Hal itu terungkap dalam pidato kenegaraan presiden, yakni menekankan tidak ada korupsi, hal itu dinilai eksplisit.

Kemudian juga soal kerja keras, Indria melihat presiden mengingatkan menterinya bahwa jabatan itu bukan sekedar kepercayaan yang harus dinikmati oleh menteri. Karena itu, kinerja menteri harus dibuktikan lewat kerja-kerja produktif, kreatif, dan kalau bisa cepat dan murah. “Menteri jangan bebani masyarakat dengan berbagai macam beban-beban birokrasi,” tutur Presiden.

Sekalipun pekerjaan menteri itu memiliki tanggung jawab masing masing, tapi dalam lingkup Indonesia yang besar harus dilakukan dengan cara-cara yang terpadu. (Baca juga: Presiden Jokowi Lantik Jajaran Kabinet Indonesia Maju)

Karena itu, antara satu menteri dengan menteri yang lain, tidak boleh saling berebut anggaran, sektor, kekuasaan itu. “Jadi saya kira ini peringatan penting,” tuturnya.

Termasuk soal regulasi, Presiden Jokowi telah menegaskan, menteri tak boleh menjadi penghalang. Aturan aturan yang tidak pro bisnis dan pasar harus segera dibenahi. Sebab imbasnya, membuat pengusaha enggan berinvestasi di sini. (Baca juga: Ini 34 Nama Menteri Kabinet Indonesia Maju Jilid II)

“Kalau perintah presiden dilakukan dengan baik, dengan benar, maka ya paling tidak Indonesia setahun hingga dua tahun yang akan datang akan lebih baik,” tutupnya.
(cip)
Berita Terkait
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Jejak Reshuffle Kabinet...
Jejak Reshuffle Kabinet Era Jokowi-Ma'ruf Amin
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Istana Buka Kemungkinan...
Istana Buka Kemungkinan Reshuffle Kabinet Sebelum 2020 Berakhir
Berita Terkini
Maruf Cahyono Gunakan...
Maruf Cahyono Gunakan Uang Gratifikasi untuk Renovasi Rumah dan Biayai Resepsi Pernikahan Anak
Yusril Minta Perpres...
Yusril Minta Perpres Pertahanan Negara Dipahami Utuh: Tidak Secara Khusus Berbicara mengenai LBGTQ
Menhut Siapkan Generasi...
Menhut Siapkan Generasi Baru Pemimpin Kehutanan melalui Penguatan SDM
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Minta Fee Proyek Pakai Istilah Uang Assalammualaikum
Kejagung Hormati Penggeledahan...
Kejagung Hormati Penggeledahan 12 Titik oleh Polri
Kejagung Imbau Publik...
Kejagung Imbau Publik Tak Beropini terkait Penggeledahan 12 Titik oleh Polri
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved