Investasi Perlu Terobosan Kepala Daerah

Selasa, 15 Oktober 2019 - 20:54 WIB
Investasi Perlu Terobosan...
Investasi Perlu Terobosan Kepala Daerah
A A A
JAKARTA - Kepala daerah dituntut untuk membuat terobosan-terobosan dalam meningkatkan ekonomi daerah, serta mengundang investasi baru. Misalnya dengan mempermudah sistem perizinan usaha atau berbagai peluang yang menarik minat para investor.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, Gun Gun Heryanto mengatakan, seorang kepala daerah pertama harus memiliki konsep yang komprehensif terkait peluang-peluang yang mungkin bisa dikerjasamakan dengan pihak lain.

”Karena gagasan kepala daerah itu perlu sebagai basis. Mau apa misalnya, kepala daerah punya waktu lima tahun, prioritas gagasan untuk dieksekusi itu kan melalui gagasan yang komprehensif. Kalau mau mempromosikan sesuatu harus jelas apa yang mau dipromosikan atau kerjasamakan,” tutur Gun Gun Heryanto yang menjadi juri dalam ajang Indonesia Visionary Leader (IVL) yang digelar KORAN SINDO dan SINDOnews.com di Gedung SINDO, Jakarta, kemarin.

Kedua, kepala daerah juga dituntut untuk memiliki jaringan (networking) dalam membangun daerahnya. ”Karena nggak mungkin membangun daerah hanya dari APBD. Itu mutlak. Yang bisa dilakukan dengan jejaring itu adalah membuka peluang-peluang yang bisa dikerjasamakan. Pola partnership adalah ciri dari birokrasi modern,” tuturnya.

Pola kerja sama itu, kata Gun Gun, bisa dilakukan baik skala regional, nasional, maupun global berupa sister city. ”Kan banyak pola kerja sama misalnya sister city, bagaimana membangun dengan kabupaten yang selevel atau dengan provinsi. Mungkin dengan kerja sama jangka menegah panjang dengan pihak swasta yang memungkinkan dia tidak mengeluarkan dana dari APBD, tetapi dia bisa membangun daerah dengan lebih baik tanpa melanggar aturan,” urainya.

Ketiga, dalam konteks branding, kepala daerah perlu menjadi semacam prototype orang yang bisa mengkampanyekan daerahnya. Sayangnya, menurut Gunn Gun, banyak kepala daerah yang dia sendiri tidak bisa menjadi role model apa yang mau dicitrakan dari daerah itu. ”Contoh, kepala daerah di forum-forum publik itu bisa mengenalkan batik dari daerahnya. Atau mempromosikan apa yang menjadi kelebihan daerahnya sehingga orang tahu,” paparnya.
(pur)
Berita Terkait
Indonesia Visionary...
Indonesia Visionary Leader, Strategi Jitu Visi 15 Kepala Daerah Bangkit dari Pandemi Covid-19
Indonesia Visionary...
Indonesia Visionary Leader Season XII Angkat Tema Kepala Daerah sebagai Penjaga Resiliensi Ekonomi
MPI Gelar IVL Season...
MPI Gelar IVL Season IX, Hari Ini Kepala Daerah Beberkan Strategi Percepatan Ekonomi
Wali Kota Banda Aceh...
Wali Kota Banda Aceh Terima Penghargaan IVL dari MPI
Terima Penghargaan IVL,...
Terima Penghargaan IVL, Wali Kota Banda Aceh Komitmen Bangkitkan UMKM
Menteri Teten Sebut...
Menteri Teten Sebut Visi dan Aksi Kepala Daerah Harus Mampu Lewati Krisis
Berita Terkini
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Infografis
10 Kapolda Lulusan Akpol...
10 Kapolda Lulusan Akpol 1994, Teman Satu Angkatan Kepala BNN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved