Periode Kedua, Jokowi Diharapkan Tetap Lanjutkan Reforma Agraria

Selasa, 01 Oktober 2019 - 07:02 WIB
Periode Kedua, Jokowi...
Periode Kedua, Jokowi Diharapkan Tetap Lanjutkan Reforma Agraria
A A A
JAKARTA - Maraknya demonstrasi masyarakat dan mahasiswa di penghujung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) periode pertama termasuk isu petani dan pertanahan sangat disayangkan oleh Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (Almisbat).

Menurut Chairuddin Ambong, sebagai Pendamping Program Perhutanan sosial dan Pengurus Pusat Almisbat menegaskan, Presiden Jokowi telah menunaikan komitmennya menjalankan agenda reforma agraria yang salah satunya program Perhutanan Sosial dan Tanah Obyek Reforma Agraria (Tora).

(Baca juga: DPR Minta Reforma Agraria Libatkan Perangkat Desa)

Sebagai informasi sampai Juli 2019 realisasi program perhutanan sosial dimana petani kecil atau petani tidak bertanah memperoleh akses pengelolaan tanah kehutanan selama 35 tahun sudah mencapai 3.5 juta hektare yang diberikan kepada 709.199 Kepala Keluarga (KK) dan sudah 5.800 SK izin perhutanan sosial diterbitkan.

"Inikan pencapaian luar biasa dan belum pernah terjadi di periode sebelumnya," kata Ch Ambong kepada media di Jakarta, Senin (30/9/2019).
Periode Kedua, Jokowi Diharapkan Tetap Lanjutkan Reforma Agraria

Karena itu Almisbat terus mendorong pemerintahan Jokowi periode kedua, untuk melanjutkan program populis tersebut, agar ke depan tidak ada lagi petani Indonesia yang hanya menjadi penonton di tengah jutaan hektare tanah yang ditelantarkan.

Justru dengan program reforma agraria dan perhutanan sosial ini Jokowi menjadi tidak populer di kalangan korporasi perkebunan karena presiden ingin juga petani bisa hidup makmur.

Bahkan terkait dengan kebakaran hutan selama ini semakin memperjelas jika lahan kehutanan dan perkebunan dimonopoli oleh segelintir korporasi maka bukan saja menciptakan kemiskinan yang lebih luas di pedesaan tetapi juga merusak lingkungan dan ekosistem yang ada.

"Jadi seharusnya mahasiswa mendukung dan memperkuat program reforma agraria dan perhutanan sosial ini jika memang punya keberpihakan dengan rakyat khususnya petani," tegas Ch Ambong Kabid Jaringan dan Pemberdayaan Masyarakat BPN Almisbat di Jakarta.
(maf)
Berita Terkait
Konflik Lahan Masih...
Konflik Lahan Masih Tinggi, Program Reforma Agraria Tak Berjalan Optimal
Jokowi Minta Permasalahan...
Jokowi Minta Permasalahan Redistribusi Lahan Bisa Cepat Diselesaikan
Pinjam Uang Pakai Sertifikat...
Pinjam Uang Pakai Sertifikat Tanah, Jokowi: Jangan untuk Belikan Anak HP Mahal
Bagikan 20 Ribu Sertifikat,...
Bagikan 20 Ribu Sertifikat, Jokowi: Saya Dapat Pertama Kali Umur 35 Tahun
Lanjutkan Arahan Jokowi,...
Lanjutkan Arahan Jokowi, Moeldoko Gencarkan Reforma Agraria Sejumlah Daerah
Soal Konflik Agraria,...
Soal Konflik Agraria, Jokowi Ingin Rakyat Dapat Kepastian Hukum
Berita Terkini
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved