Camp 35 Yala, Sembuhkan Pecandu Narkoba dalam Waktu 35 Hari

Kamis, 05 September 2019 - 06:05 WIB
Camp 35 Yala, Sembuhkan...
Camp 35 Yala, Sembuhkan Pecandu Narkoba dalam Waktu 35 Hari
A A A
THAILAND - Peredaran dan penyalahgunaan narkoba merupakan masalah serius yang dihadapi semua negara di dunia, termasuk Thailand. Untuk mengatasi persoalan tersebut, selain memperketat penjagaan di wilayah perbatasan, Pemerintah Thailand juga mendirikan Camp 35.

Camp atau pusat rehabilitasi yang berada dalam markas militer di Provinsi Yala, Thailand Selatan ini diperuntukkan bagi para pengedar dan pengguna narkoba yang umumnya adalah anak-anak muda. Dipilihnya markas militer sebagai tempat rehabilitasi karena dinilai aman, tidak mendapat gangguan, mudah diawasi dan memiliki fasilitas yang lengkap sehingga mereka merasa aman saat mengikuti rehab selama 35 hari.

Asisstent District Chief Officer, Chakrit Jara-ae menjelaskan, pembentukkan Camp 35 ini bertujuan untuk mengembalikan para pecandu narkoba agar bisa kembali hidup normal di masyarakat. "Ini merupakan salah satu kegiatan untuk mengembangkan dan memberdayakan anak-anak muda yang merupakan generasi bangsa," katanya, Kamis (5/9/2019).

Saat ini, tercatat ada sebanyak 60 orang yang mengikuti kegiatan di Camp 35. Tidak ada perempuan dalam camp ini, mereka yang mengikuti rehabilitasi seluruhnya adalah laki-laki. Mayoritas dari mereka beragama Islam yakni, 46 orang sedangkan sisanya beragama Budha.

Karena 90% muslim, maka kegiatan dilakukan sejak pagi hari mulai dari bangun pagi, salat subuh, olahraga, makan, mengikuti pengajian dan sebagainya. Termasuk pelatihan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan dan pengetahuan tentang hukum dari aparat kepolisian.

”Sore hari ada kegiatan olahraga, ada juga kerajinan. Kegiatan itu diulang setiap hari supaya kalau mereka keluar dari sini ada bekal keterampilan. Ini dilakukan selama 35 hari, setelah itu selesai pelatihannya,” ujarnya.

Mereka yang datang ke camp ini, kata dia, ada yang kesadaran sendiri, namun ada juga yang diserahkan oleh orang tuanya kepada tim di lapangan yang sedang bertugas memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba di masyarakat.
Camp 35 Yala, Sembuhkan Pecandu Narkoba dalam Waktu 35 Hari

”Mereka (tim) turun ke lapangan bertemu orang tua. Ada juga orang tua yang mengakui dan menyatakan kalau anaknya pecandu narkoba. Selanjutnya, anaknya dibawa ke camp ini untuk mengikuti rehabilitasi,” katanya.

Ketika bertemu masyarakat, petugas menggunakan pendekatan emosional kepada orang tua dan anak-anak muda dalam memberikan penjelasan mengenai kegiatan di Camp 35. "Setelah tertarik, akhirnya mereka mendaftar sendiri. Mereka disadarkan bahwa mereka adalah tulang punggung negara. Jadi mereka merasa dihargai dan punya harga diri dan akhirnya mereka ikut rehabilitasi,” katanya.

Ni Aziz (26), salah seorang peserta rehabiltasi mengaku senang karena banyak pemuda yang ingin mengubah kehidupannya menjadi lebih baik lagi. Apalagi, para guru di Camp 35 ini selalu berupaya membentuk dan melatih anak-anak muda menjadi pemimpin negara di masa yang akan datang.

”Saya bangga, bapak telah datang mengunjungi kami, saya seperti bermimpi. Saya sangat berterima kasih. Saya terlibat narkoba karena terpengaruh pergaulan. Setelah ada surat, saya dengan ikhlas datang ke sini,” ujarnya.
(whb)
Berita Terkait
Indonesia Punya Peran...
Indonesia Punya Peran Penting dalam Diplomasi Internasional
Travel Alliance + Grab...
Travel Alliance + Grab + Trip.com = Kombo Mantap untuk Ngebolang Keliling Asia!
Kisah di Balik Monumen...
Kisah di Balik Monumen Soekarno Rancangan Ridwan Kamil di Aljazair
Memahami Pendekatan...
Memahami Pendekatan Luar Negeri Prabowo: Refleksi Lawatan ke LN
Jokowi dan Pendekatan...
Jokowi dan Pendekatan Realis dalam Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Peringati Hari Solidaritas,...
Peringati Hari Solidaritas, Kemlu: Palestina Terpatri dalam Inti Politik Luar Negeri RI
Berita Terkini
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved