Pemerintah Diminta Bersinergi dengan Tokoh Adat dan Agama Cari Solusi Papua

Jum'at, 30 Agustus 2019 - 15:42 WIB
Pemerintah Diminta Bersinergi...
Pemerintah Diminta Bersinergi dengan Tokoh Adat dan Agama Cari Solusi Papua
A A A
JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta agar konflik yang terjadi di Papua tidak berkepanjangan. Karena itu, pihaknya meminta semua pihak mulai dari pemerintah, DPR RI, bersama pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan DPRD Papua serta tokoh masyarakat adat dan tokoh agama untuk bersinergi dalam mencari solusi penyelesaian konflik di Papua.

Menurut Politikus Golkar ini, langkah tersebut diperlukan sebagai upaya untuk menjaga kesatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kami juga mendorong Kepolisian dan TNI untuk tetap menjaga keamanan dan memastikan agar situasi di Papua kondusif, serta memberikan imbauan kepada anggota personelnya untuk bertindak secara persuasif dan tidak menggunakan kekerasan maupun senjata dalam penyelesaian konflik," ujar Bamsoet dalam rilisnya, Jumat (30/8/2019).

Di sisi lain, pihaknya juga mendorong Polri bersama Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mengusut pihak-pihak yang memprovokasi massa hingga menyebabkan terjadinya ricuh pada demo yang terjadi beberapa waktu lalu, serta menyelidiki dan menindak tegas pelaku penembakan dan pelaku tindakan kekerasan yang menggunakan senjata tajam, yang menyebabkan adanya korban jiwa dari pihak penegak hukum maupun masyarakat sipil berdasarkan Protap Kapolri Nomor 1 Tahun 2010 tentang Penanggulangan Anarkisme.

Bamsoet juga meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk tidak hanya memblokir internet di Papua, tetapi juga melakukan pemblokiran konten yang bersifat hoaks maupun konten propaganda yang bersifat memprovokasi masyarakat Papua dan membuat situasi semakin tidak kondusif.

"Dan kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk bersikap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum terbukti kebenarannya," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Soal Pengakuan Egianus...
Soal Pengakuan Egianus Kogeya, DPR Minta TNI-Polri Rutin Inspeksi
Komisi I DPR Tegaskan...
Komisi I DPR Tegaskan Tidak Tepat Bandingkan Kasus Floyd dengan Papua
DPR Tegaskan Kelompok...
DPR Tegaskan Kelompok Bersenjata di Papua Bisa Disebut Pelaku Terorisme
Komisi I DPR Dukung...
Komisi I DPR Dukung Protes Keras ke Inggris Soal Benny Wenda
Ketua Dewan Adat Suku:...
Ketua Dewan Adat Suku: Meski Gubernur Terjerat Kasus Hukum, Papua Harus Tetap Damai
Bahas Konflik di Intan...
Bahas Konflik di Intan Jaya, Anggota DPR Temui Wakapolda Papua
Berita Terkini
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Operasi Patuh Bakal...
Operasi Patuh Bakal Digelar Menjelang Nataru
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK seusai Terjaring OTT
KPK Sudah Tentukan Status...
KPK Sudah Tentukan Status Hukum Bupati Muara Enim Edison
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved