Komisi I DPR Dukung Protes Keras ke Inggris Soal Benny Wenda

Senin, 07 Desember 2020 - 17:40 WIB
loading...
Komisi I DPR Dukung...
Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi dukung protes keras Pemerintah Indonesia kepada Inggris atas insiden Benny Wenda yang mendeklarasikan Papua Barat. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi mendukung protes keras Pemerintah Indonesia kepada Inggris atas insiden Benny Wenda yang mendeklarasikan pemerintahan sementara Papua Barat pada 1 Desember 2020.

(Baca juga: Menteri Sosial Tersangka Korupsi, Warganet Ramai-ramai Sebut Luhut)

Menurut Bobby, pemanggilan Duta Besar Inggris di Jakarta Owen Jenkins oleh pemerintah Indonesia terkait Benny Wenda itu adalah hal yang tepat dan menunjukkan ketegasan kita terhadap siapapun yang mengganggu NKRI.

"Apa yang dilakukan pemerintah adalah hal yang tepat, kita wajib protes, siapa pun tidak boleh ada yang mengganggu kedaulatan NKRI, termasuk Inggris," ujar Bobby Adhityo Rizaldi dalam keterangan tertulis, Senin (7/12/2020).

(Baca juga: Deklarasikan Negara Papua Barat, Ini 5 Fakta tentang Benny Wenda)

Politikus Partai Golkar ini berpendapat, apa yang dilakukan oleh pemimpin kelompok United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda itu tidak masuk akal, karena karena Benny bukan warga Papua Barat melainkan warga Inggris.

"Benny Wanda telah menjadi warga Inggris sehingga tidak berhak mewakili rakyat Papua Barat," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
Kritik dalam Film Pesta...
Kritik dalam Film Pesta Babi Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan di Papua
Ketum Gerakan Cinta...
Ketum Gerakan Cinta Prabowo Sebut Film Pesta Babi Provokatif
Pemuda Bulan Bintang:...
Pemuda Bulan Bintang: Jika Anak Muda Sayang Papua, Mari Tonton Pesta Babi
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Rekomendasi
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Sarwendah Hapus Sejumlah...
Sarwendah Hapus Sejumlah Brand dari Bio Instagram, Ada Apa?
Berita Terkini
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Infografis
2.000 Mantan Tentara...
2.000 Mantan Tentara Afghan Tidak Dapat Suaka ke Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved