Prabowo-Megawati Bertemu, Begini Reaksi Demokrat
Rabu, 24 Juli 2019 - 17:31 WIB
Prabowo-Megawati Bertemu, Begini Reaksi Demokrat
A
A
A
JAKARTA - Pertemuan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah terlaksana, Rabu (24/7/2019) siang.
Pertemuan yang berlangsung di Kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat itu berlangsung akrab diawali dengan makan siang bersama.
Menanggapi pertemuan itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan mengharapkan polarisasi masyarakat akibat Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 semakin mencair pasca pertemuan Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri itu.
"Harapan kita tentu polarisasi yang selama ini terjadi itu akan semakin cair, rakyat akan semakin teduh,"ujar Syarief Hasan kepada SINDOnews, Rabu (24/7/2019).
Maka itu, anggota Komisi I DPR ini menilai positif pertemuan kedua pimpinan partai politik tersebut."Ya saya pikir suatu hal yang bagus saja. Kalau pertemuan antar ketua umum itu kan bagus saja. Pemimpin bangsa itu kan bagus. Suatu hal yang positif lah," ujar mantan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.
Dia mengakui tidak ada elite Partai Demokrat yang diberitahukan Prabowo Subianto tentang pertemuan di rumah Megawati. Syarief pun tidak mempersoalkannya.
Sebab, menurut dia, Prabowo tidak perlu menginformasikan ke internal Partai Demokrat tentang pertemuan dengan Megawati Soekarnoputri itu. "Itu kan hak independensinya Partai Gerindra. Sama halnya dengan Demokrat yang bertemu Pak Jokowi kan, kami juga tidak menginformasikan ke mereka, sama aja, enggak apa-apa, itu kan hak masing-masing partai," katanya.
Dia pun enggan berspekulasi apakah Partai Gerindra akan masuk ke Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin atau tidak setelah pertemuan Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri tadi.
"Oh kalau soal itu tanya ke Gerindra lah dan Pak Jokowi. Tapi bagi kami, kami menilai positif saja pertemuan-pertemuan seperti itu," pungkasnya.
Pertemuan yang berlangsung di Kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat itu berlangsung akrab diawali dengan makan siang bersama.
Menanggapi pertemuan itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan mengharapkan polarisasi masyarakat akibat Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 semakin mencair pasca pertemuan Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri itu.
"Harapan kita tentu polarisasi yang selama ini terjadi itu akan semakin cair, rakyat akan semakin teduh,"ujar Syarief Hasan kepada SINDOnews, Rabu (24/7/2019).
Maka itu, anggota Komisi I DPR ini menilai positif pertemuan kedua pimpinan partai politik tersebut."Ya saya pikir suatu hal yang bagus saja. Kalau pertemuan antar ketua umum itu kan bagus saja. Pemimpin bangsa itu kan bagus. Suatu hal yang positif lah," ujar mantan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.
Dia mengakui tidak ada elite Partai Demokrat yang diberitahukan Prabowo Subianto tentang pertemuan di rumah Megawati. Syarief pun tidak mempersoalkannya.
Sebab, menurut dia, Prabowo tidak perlu menginformasikan ke internal Partai Demokrat tentang pertemuan dengan Megawati Soekarnoputri itu. "Itu kan hak independensinya Partai Gerindra. Sama halnya dengan Demokrat yang bertemu Pak Jokowi kan, kami juga tidak menginformasikan ke mereka, sama aja, enggak apa-apa, itu kan hak masing-masing partai," katanya.
Dia pun enggan berspekulasi apakah Partai Gerindra akan masuk ke Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin atau tidak setelah pertemuan Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri tadi.
"Oh kalau soal itu tanya ke Gerindra lah dan Pak Jokowi. Tapi bagi kami, kami menilai positif saja pertemuan-pertemuan seperti itu," pungkasnya.
(dam)