Anang Hermansyah Sambut Positif Visi Penguatan SDM Jokowi

Selasa, 16 Juli 2019 - 11:25 WIB
Anang Hermansyah Sambut...
Anang Hermansyah Sambut Positif Visi Penguatan SDM Jokowi
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi X DPR, Anang Hermansyah menyambut positif pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait program kerja lima tahun ke depan. Dia berharap komitmen itu harus diwujudkan dalam bentuk kebijakan dan pengawasan pelaksanaan di lapangan.

Menurut Anang lima program kerja prioritas Presiden Jokowi untuk lima tahun ke depan khususnya terkait dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di atas kertas cukup baik. Hanya saja, Anang mewanti-wanti agar rencana tersebut tidak terhenti pada retorika.

"Rencana pengembangan SDM yang salah satunya dengan penguatan pendidikan vokasi serta penguatan lembaga manajemen talenta harus diwujudkan dengan kebijakan konkret di lapangan," ujar Anang melalui siaran pers yang diterima SINDOnews, Selasa (16/7/2019).

Musisi asal Jember ini memberi catatan, di lima tahun pertama periode Presiden Jokowi, rencana kerja terkait dengan penguatan SDM khususnya dalam hal pengembangan ekonomi kreatif cukup baik.

"Namun jika kita evaluasi selama lima tahun terakhir ini, pelaksanaannya belum tajam dan fokus. Masih terjadi ego-sektoral, masih Jawa sentris. Di periode kedua Pak Jokowi, hal-hal seperti itu tidak boleh terjadi lagi," ingat Anang.

Anang menyebutkan di periode kedua Jokowi harus dikonkretkan dengan meningkatkan status kelembagaan terkait dengan pengembangan SDM seperti sektor ekonomi kreatif dan sektor kebudyaaan. "Dalam pembahasan RUU Ekonomi Kreatif yang saat ini dibahas di Panja Komisi X DPR RI, disepakati kelembagaan ekonomi kreatif dinaikkan menjadi setingkat kementerian," kata Anang.

Jika Jokowi serius mengembangkan kebudayaan, imbuh Anang, semestinya presiden di periode kedua ini memisahkan sektor kebudayaan dari Kementerian Pendidikan dengan membentuk Kementerian Kebudayaan. "Jika mau all out dalam pengembangan kebudayaan, presiden harusnya memisahkan sektor kebudayaan dari Kementerian Pendidikan," tegas Anang.

Di atas semua itu, kata Anang, pengawasan pelaksanaan program penguatan SDM harus senantiasa dilakukan. Menurut Anang, komitmen ini selaras dengan rencana penguatan reformasi birokrasi yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Jokowi di periode kedua.

"Kuncinya birokrasi harus berubah baik dari postur dan pola pandang," tutup Politikus PAN ini.
(kri)
Berita Terkait
Jejak Reshuffle Kabinet...
Jejak Reshuffle Kabinet Era Jokowi-Ma'ruf Amin
Semprot Menteri Soal...
Semprot Menteri Soal Kinerja, Jokowi Ancam Bubarkan Lembaga Sampai Reshuffle
Ditanya soal Jokowi...
Ditanya soal Jokowi Marah, Menkes Terawan Salah Tingkah
Relawan Jokowi Sayangkan...
Relawan Jokowi Sayangkan Upaya Pemakzulan di Tengah Perang Lawan Covid-19
Soroti Kinerja Menteri,...
Soroti Kinerja Menteri, Jokowi: Tak Ada Progres Signifikan
Peringatan HUT ke 74...
Peringatan HUT ke 74 Bhayangkara Digelar Secara Virtual di Istana Negara
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved