PAN Akhiri Koalisi dengan Prabowo-Sandi Setelah Putusan MK

Rabu, 26 Juni 2019 - 14:51 WIB
PAN Akhiri Koalisi dengan...
PAN Akhiri Koalisi dengan Prabowo-Sandi Setelah Putusan MK
A A A
JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) akan resmi undur diri dari Koalisi Indonesia Adil Makmur yang mendukung pasangan calon (Paslon) 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 lalu usai putusan hasil sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami akan menyatakan sikap selanjutnya bagi PAN, kan semuanya (proses pilpres) sudah selasai kan, dan kami kemungkinan besar akan melakukan Rakernas (rapat kerja nasional) secepatnya untuk menentukan sikap politik PAN, the next logical step, langkah-langkah logis selanjutnya bagi PAN sebagai parpol, apa yang kami bisa lakukan untuk 5 tahun ke depan," ujar Wakil Ketua Umum DPP PAN Bara Hasibuan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (26/6).

Bara mengaku bahwa arah koalisi PAN kemungkinan besar bergabung ke pemerintahan. Namun, PAN tidak takut jika dianggap pembelot koalisi oleh Koalisi Indonesia Adil Makmur karena memang koalisi itu sudah selesai secara de jure saat nanti MK mengumumkan hasil sengketa.

Dia melanjutkan karena kepentingan PAN dalam koalisi sebatas sampai pilpres dan pilpres itu sudah selesai pada 17 April lalu. "Tapi secara de facto, pemilihan presiden selesai 17 April. Memang kami harus tunggu semua proses secara resmi, dan itu harus diputuskan oleh tim Prabowo untuk mengajukan gugatan ke MK dan itu kami hormati," jelasnya.

Bara mengakui bahwa muncul perdebatan, perbedaan pandangan dan pembicaraan di internal PAN setelah 17 April lalu dan itu hal yang biasa dalam partai politik (parpol). Tapi, kemungkinan besar mengarah ke koalisi pemerintah.

"Pembicaraan secara informal sudah dilakukan dan bisa saya katakan kemungkinan kami untuk mendukung pemerintah nanti dipimpin Pak Jokowi itu kemungkinan itu besar saya kemukakan beberapa kali," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Belajar dari Panasnya...
Belajar dari Panasnya Pilpres 2019, PAN Ingin Presidential Threshold Dihapus
Soal Koalisi Partai...
Soal Koalisi Partai Islam, Zulkifli Hasan Ungkap Luka Pilpres 2019
PAN Ungkap Pernah Diveto...
PAN Ungkap Pernah Diveto Amien Rais Ketika Ingin Gabung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019
PAN Bilang Diveto Amien...
PAN Bilang Diveto Amien Rais saat Mau Dukung Jokowi, Begini Respons Waketum Partai Ummat
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Gaet Tokoh Muda hingga...
Gaet Tokoh Muda hingga Artis, Parpol Mulai Pikat Milenial untuk 2024
Berita Terkini
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved