Kemhan Pererat Kerja Sama dengan Atase Pertahanan Negara Sahabat

Rabu, 26 Juni 2019 - 00:11 WIB
Kemhan Pererat Kerja...
Kemhan Pererat Kerja Sama dengan Atase Pertahanan Negara Sahabat
A A A
NUSA DUA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI mengadakan pertemuan dengan para Atase Pertahanan (Athan) negara-negara sahabat, mulai dari Atase Darat, Atase Laut, dan Atase Udara, yang dihelat di Nusa Dua, Bali, Selasa (25/6/2019).

Melalui pertemuan ini, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu ingin mempererat dan meningkatkan hubungan kerja sama pertahanan antara Indonesia dengan para negara-negara sahabat, yang telah terjalin lama.

"Saya berharap forum ini dapat menjadi sarana mempererat kerja sama yang sudah terjalin selama ini. Saya juga ingin menyampaikan perkembangan kebijakan strategis yang berpengaruh terhadap pertahanan dan kebijakan kawasan. Perkembangan yang bisa mempengaruhi segala kebijakan pada lingkup global, regional, maupun nasional," ujar Ryamizard.

Menurut Ryamizard, berbagai perkembangan situasi dan kondisi, baik politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan serta adanya berbagai kepentingan yang didasari oleh geopolitik dan geostrategi negara terhadap negara lain antar kawasan, dapat menjadi ancaman, gangguan ataupun peluang bagi suatu pemerintahan negara dalam rangka menjaga kepentingan nasionalnya.

Terdapat berbagai fenomena yang terjadi di dunia internasional yang dapat mempengaruhi pengambilan kebijakan suatu negara. Begitu pun dengan Indonesia. Dinamika perkembangan situasi luar negeri yang mempengaruhi kebijakan pertahanan Indonesia, antara lain pengembangan senjata strategis, isu radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme, perubahan iklim, isu migran, penyebaran dan penyalahgunaan narkoba, serta ketahanan pangan, air, dan energi.

Isu terorisme, kata Menhan, masih menjadi perhatian utama bagi negara-negara Asia Tenggara, khususnya pasca kekalahan Daesh atau ISIL di Irak dan Suriah, karena kembalinya ribuan militan asing alias Foreign Terrorist Fighter (FTF) ke negara asalnya, termasuk di Asia Tenggara.

Kembalinya para militan asing tersebut menjadi ancaman utama di berbagai kawasan. Peristiwa Marawi pada tahun 2017 menjadi tonggak awal bagi pembentukan kerja sama yang lebih erat dalam menghadapi ancaman terorisme di Asia Tenggara.

"Kerja sama regional terus didorong untuk lebih aktif dalam mengantisipasi ancaman tersebut, sehingga melahirkan beberapa kerja sama minilateral, seperti sub-regional meeting dan forum beberapa negara-negara ASEAN," tandasnya.

Sampai dengan saat ini, lanjut Menhan, forum-forum tersebut telah membantu mendorong terciptanya kerja sama Trilateral Indomalphi antara Indonesia, Malaysia dan Filipina serta kerja sama intelijen dan pertukaran informasi strategis Our Eyes Initiative.
(thm)
Berita Terkait
Ancaman Siber Kian Canggih,...
Ancaman Siber Kian Canggih, ITSEC Cyber Academy Siapkan Tentara Digital untuk Kemhan Senilai Rp960 Miliar
Brigjen TNI Totok Serahkan...
Brigjen TNI Totok Serahkan Jabatan Karo Humas Kemhan ke Kolonel Ignatius
Brigjen Fahrid Amran:...
Brigjen Fahrid Amran: Sumber Daya Alam dan Buatan Komponen Penting Pertahanan Negara
Bertemu Dubes Denmark,...
Bertemu Dubes Denmark, Prabowo Bahas Pentingnya Pertahanan Udara
Sekjen Kemhan: Konflik...
Sekjen Kemhan: Konflik Antarnegara Menyulut Tumbuhnya Kelompok Ekstrem
Kasus Satelit Komunikasi...
Kasus Satelit Komunikasi Kemhan, Kejagung Periksa 11 Saksi
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved