MUI: Kita Harus Percaya MK sebagai the Guardian of Constitution

Senin, 17 Juni 2019 - 23:37 WIB
MUI: Kita Harus Percaya...
MUI: Kita Harus Percaya MK sebagai the Guardian of Constitution
A A A
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat tidak turun ke jalan dalam menyikapi proses Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK). Seluruh pihak harus yakin dan percaya kepada MK dalam mengambil keputusan yang di mana akan sesuai dengan konstitusi.

"Kita harus yakin dan percaya MK sebagai the guardian of constitution. MK akan fokus memeriksa permohonan dan alat bukti pemohon sesuai hukum acara dan peraturan demi keadilan dan kepastian hukum," kata Wakil Ketua Komisi Hukum MUI Ikhsan Abdullah saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Mengenai pemantauan dan pengawalan, bisa dengan melihat sidang melalui televisi dan media lainnya yang menyiarkan proses persidangan secara langsung. Diketahui, sidang MK dibuka untuk umum dan disiarkan secara live melalui semua saluran televisi.

“Jadi masyarakat dapat mengikutinya tanpa harus hadir langsung di MK. Selain terbatasnya kapasitas ruang sidang, juga demi menghindari gesekan antarpendukung," ujarnya.

Menurut salah satu anggota tim kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf Amin itu, suasana yang tenang dan kondusif harus tetap dijaga. “Biarkan MK mengadili dan memutuskan yang seadil-adilnya. Hakim MK yang berjumlah 9 orang itu telah kita pilih dan percaya untuk mengadili perselisihan ini," paparnya.

Ia juga meminta tim kuasa hukum paslon 02 tidak membuat pernyataan yang dapat memantik dan memanaskan suasana. Kuasa hukum harus memberi contoh baik.

“Bahkan apabila perlu memohon kepada Mahkamah seyogyanya harus disampaikan dengan narasi yang santun dan dipilih diksi yang baik. Tidak terkesan mengadili, menuduh dan menghujat. Toh kepada kuasa pemohon diberikan hak seluas-luasnya untuk membuktikan dalil permohonanya," tutup Ikhsan.
(poe)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Honda e Dinobatkan sebagai...
Honda e Dinobatkan sebagai German Car of the Year 2021
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved