Koordinasi dengan Polri, 9 Hakim MK Mendapat Pengamanan Khusus

Kamis, 13 Juni 2019 - 15:32 WIB
Koordinasi dengan Polri,...
Koordinasi dengan Polri, 9 Hakim MK Mendapat Pengamanan Khusus
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (MK), Fajar Laksono mengungkapkan bahwa Polri telah menambah pengamanan terhadap sembilan hakim MK selama menangani sengketa Pemilu 2019.

Fajar menyebut pengamanan tersebut dilakukan kepada masing-masing hakim. Bahkan pengamanan juga diberikan di kediaman para hakim.

"9 Hakim Konstitusi kita berikan jaminan keamanan dengan berkoordinasi dengan kepolisian," ujar Fajar di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

"Kemudian pengamanan di kediaman, kediaman dalam arti di Jakarta, apakah itu di rumah dinas apakah itu di apartemen tempat pejabat negara atau di rumah di kediamannya di daerah masing-masing. Itu juga diberikan pengamanan kita sudah berkoordinasi," tambahnya.

Sebelumnya, Fajar juga menjelaskan terkait pengamanan sidang besok juga telah dipersiapkan. Terlebih pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya yang kemarin berkunjung ke MK.

"Pengamanan juga sudah siap, kemarin Pak Kapolda (Metro Jaya) sudah datang ke sini, Pak PangdamJaya sudah datang memastikan meninjau titik-titik pengamanan di MK. Bahkan pak Kapolda sudah memastikan 12 ribu personel akan mengamankan persidangan di MK," jelasnya.

Dirinya juga mengingatkan, bahwa rencananya besok jalan di depan Gedung MK akan ditutup demi kelancaran persidangan. Kepolisian, kata Fajar, telah menyiapkan rekayasa lalu lintasnya.

"Jadi besok sekitarnya mungkin karena alasan persidangan, mungkin jalan di depan MK ini akan ada rekayasa lalu lintas, penutupan. Itu semata-mata demi kelancaran persidangan MK, jangan diartikan sebagai pembatas atau menghalangi publik untuk menjangkau MK, jangan sampai seperti itu. Sebab MK kan cuma punya 14 hari menyelesaikan perkara ini," tuturnya.
(kri)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
MK Panggil 4 Menteri...
MK Panggil 4 Menteri di Sidang Sengketa Pilpres 2024
MK Putuskan Pelaksanaan...
MK Putuskan Pelaksanaan Pemilu Nasional-Pemilihan Daerah Dipisah, Digelar 2 Tahun Pasca Pilpres
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Tim Hukum AMIN Tiba...
Tim Hukum AMIN Tiba di MK, Bawa Setumpuk Berkas Penyimpangan Pilpres 2024
Berita Terkini
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Beredar Isu Menteri...
Beredar Isu Menteri PU Dody Hanggodo Kena Reshuffle Agustus Mendatang, Istana Buka Suara
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan...
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved