Korban Meninggal KPPS dan Panwas Terus Bertambah

Selasa, 30 April 2019 - 04:13 WIB
Korban Meninggal KPPS...
Korban Meninggal KPPS dan Panwas Terus Bertambah
A A A
JAKARTA - Jumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu meninggal dunia terus bertambah, KPU juga telah mendapatkan persetujuan usulan santunan untuk para korban.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komisi Pemilihan Umum Arif Rahman Hakim mengatakan sampai sore kemarin (29/4) jumlah korban meninggal KPPS bertambah menjadi 304 orang, sebanyak 2.209 anggota KPPS dilaporkan sakit.

"Jumlah anggota KPPS wafat 304 orang, sakit 2.209 orang. Total 2.513 orang tertimpa musibah," ucapnya (29/4) di Gedung KPU Jakarta.

Menurutnya, KPPS yang Meninggal sakit bertambah dari hari sebelumnya, jumlah anggota KPPS meninggal bertambah sebanyak 8 orang, dan anggota yang sakit bertambah 58 orang.
Anggota KPPS yang meninggal, sambungnya, maupun sakit sebagian besar karena kelelahan dan kecelakaan.

"KPU bakal memberikan santunan bagi anggota KPPS yang meninggal dunia dan sakit," ungkapnya.

Begitupun dengan Komisioner KPU Evi Novilda Ginting mengatakan Menteri Keuangan telah menyetujui usulan KPU untuk memberikan santunan bagi penyelenggara pemilu yang mengalami kecelakaan kerja selama bertugas dalam Pemilu 2019.

Dalam Surat yang dikirim Menkeu tanggal 25 April 2019, diuraikan bahwa besaran santunan adalah: (1) meninggal sebesar 36 juta; (2) cacat permanen sebesar 30 juta; (3) luka berat sebesar 16,5 juta; dan (4) luka sedang sebesar 8,25 juta.

"Besaran ini adalah angka maksimal yang tidak boleh dilampaui. Santunan ini berlaku bagi penyelenggara yang mengalami kecelakaan kerja yang terjadi sejak Januari 2019 hingga berakhir masa tugas mereka," ungkapnya.

Sedangkan bagi penyelenggara yang jatuh sakit, dalam petunjuk teknis yang sedang disusun KPU, akan dimasukkan dalam kategori luka sedang maupun luka berat.

"Menkeu juga menegaskan bahwa anggaran untuk santunan ini tidak akan menambah alokasi anggaran di KPU. Namun KPU diminta untuk mengoptimalkan anggaran yang saat ini telah dialokasikan bagi KPU," jelasnya.

Sementara itu, Bawaslu mengadakan agenda tahlilan untuk mendoakan para panwas yang meninggal dan masih menjalani rawat inap dan rawat jalan.

"Marilah kita panjatkan doa atas gugurnya para sahabat kita yang telah mendahului kita dalam tugas mengawal demokrasi. Pada hari ini kita doa bersama agar mudah2an sahabat kita didalam menjalankan tugas baik dari Bawaslu, KPU mudah mudahan diterima dissi allah," ucapnya.

Dia mengatakan panwas yang meninggal dunia dari data yang terbaru ada 72 jiwa, ada juga yang sakit dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit dan rawat jalan dirumah.

"Jumlah rawat jalan 189 dan rawat inap 305 orang. Mari kita doakan semoga mereka segera disembuhkan. Yang meninggal dapat diterima Allah dan keluarga mendapat ketabahan," jelasnya.

Saat ini, sambungnya, kami berupaya agar pemerintah beri santunan pada mereka yang telah meninggal dan sakit. Jika Kemenkeu telah mengeluarkan putusan.

"Mudah-mudahan cepat cair dan disampaikan kekeluarga serta memudahkan yang ada di RS," katanya.
(pur)
Berita Terkait
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Hari Ini KPU Gelar Rapat...
Hari Ini KPU Gelar Rapat Pleno Hasil Penghitungan Suara Tingkat Nasional
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
KPU Tegaskan Data Penghitungan...
KPU Tegaskan Data Penghitungan Suara Bisa Diakses Publik
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved