PAN Tegaskan Sangat Siap Jadi Oposisi

Senin, 29 April 2019 - 14:38 WIB
PAN Tegaskan Sangat...
PAN Tegaskan Sangat Siap Jadi Oposisi
A A A
JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku sangat siap menjadi oposisi jika Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.

Hal demikian dikatakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal PAN Saleh Partaonan Daulay menanggapi saran Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, agar PAN menjadi oposan sejati jika Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.

Saleh mengatakan sampai saat ini PAN masih disibukkan dengan menjaga dan mengawal suara hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. "Karena itu, belum ada pembicaraan secara khusus yang berkenaan dengan perubahan arah koalisi politik," ujarnya kepada SINDOnews, Senin (29/4/2019).

Saleh melanjutkan, PAN tetap berada di barisan Koalisi Indonesia Adil Makmur alias Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. “Sarannya saya kira bagus. Perlu dipertimbangkan," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini.

Dia menuturkan PAN tentu akan memikirkan yang terbaik buat masyarakat, bangsa dan negara. "Tetapi memang harus diakui bahwa menjadi oposisi murni di Indonesia itu agak sulit. Sebab, sistemnya sudah mengatur demikian. Partai-partai yang ada di DPR memiliki keterbatasan kewenangan," jelasnya.

Saleh pun memberikan contoh dalam membuat undang-undang misalnya, DPR hanya memiliki kewenangan setengahnya. Setengah lagi milik pemerintah. Begitu juga dalam hal budgeting, lanjut dia, DPR pada kenyataannya hanya membahas yang sudah ditetapkan oleh pemerintah secara sepihak.

Dia menambahkan kalaupun ada perbedaan pendapat itu tidak banyak, paling-paling pemerintah diminta untuk sedikit revisi. “Dalam situasi seperti itu, menjadi oposisi murni itu serba sulit. Sulit menjadi mitra kritis pemerintah dalam mengawasi pembangunan. Tapi walau demikian, PAN sangat siap menjadi oposisi. Tentu nanti ada keputusannya. Tunggu saja, insya Allah nanti akan diputuskan,” pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Belajar dari Panasnya...
Belajar dari Panasnya Pilpres 2019, PAN Ingin Presidential Threshold Dihapus
Soal Koalisi Partai...
Soal Koalisi Partai Islam, Zulkifli Hasan Ungkap Luka Pilpres 2019
PAN Ungkap Pernah Diveto...
PAN Ungkap Pernah Diveto Amien Rais Ketika Ingin Gabung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019
PAN Bilang Diveto Amien...
PAN Bilang Diveto Amien Rais saat Mau Dukung Jokowi, Begini Respons Waketum Partai Ummat
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Gaet Tokoh Muda hingga...
Gaet Tokoh Muda hingga Artis, Parpol Mulai Pikat Milenial untuk 2024
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved