Pemilih Pemula Blank soal Pemilu, Kapuspen Kemendagri: Massifkan Sosialisasi
Minggu, 31 Maret 2019 - 18:23 WIB
Pemilih Pemula Blank soal Pemilu, Kapuspen Kemendagri: Massifkan Sosialisasi
A
A
A
DEPOK - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bahtiar, menekankan pentingnya sosialisasi pemilu untuk pemilih pemula dan kaum millenial. Sebab tingkat pemahaman pemilih pemula dianggap masih minim dan belum memadai dalam menghadapi hari H pencoblosan pada 17 April 2019 nanti.
"Dari dialog awal tadi kelihatan sekali tingkat pemahaman anak-anak kita, adik-adik kita ini yang akan menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2019 memang belum cukup banyak informasi yang diketahui. Pemahaman surat suara, bagaimana cara mencoblos, itu hampir blank mereka itu," ujar Bahtiar seusai menjadi narasumber dalam sosialisasi pemilu untuk pemilih pemula di Kecamatan Cinere, Depok, Jawa Barat, Minggu, (31/03/2019).
Dengan gencar dan masifnya sosialisasi pemilu bagi pemilih pemula, Bahtiar mengharapkan adanya transfer pengetahuan dan pemahaman tentang pendidikan politik dan pada gilirannya membentuk pemilih-pemilih yang rasional dan cerdas serta mampu melahirkan pemimpin cerdas.
"Dengan adanya kegiatan simulasi pemilu hari ini, maka paling tidak para pemilih pemula nanti pada hari H tanggal 17 April 2019 mereka lebih lancar dalam proses pencoblosan. Kemudian kita harapkan mereka tidak asal mencoblos, tapi juga diajarkan menjadi pemilih cerdas," ungkap Bahtiar.
Lebih lanjut Bahtiar meminta forum atau sosialisasi Pemilu 2019, khususnya bagi pemilih pemula, dapat dihadirkan dan digerakkan di seluruh wilayah.
"Kegiatan seperti ini semestinya digerakkan di seluruh daerah, di seluruh wilayah kecamatan, baik dilakukan oleh LSM, KPU maupun organisasi masyarakat lainnya. Jangan sampai pemilih pemula kita tidak menggunakan hak pilihnya hanya karena ketidaktahuannya atau kekurangan informasi atau sebagainya," ucapnya.
Kapuspen juga menyampaikan salam hangat, ucapan terima kasih, dan bangga dari Mendagri Tjahyo Kumolo kepada "Forum Anak Cinere" anak anak muda yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah kelas 11 dan kelas 12 SMA, tapi memiliki kepedulian sangat tinggi dan kesadaran untuk ikut membantu penyelenggara pemilu dan pemerintah dalam melakukan sosiliasi dan simulasi pemilu.
"Ini anak-anak muda calon pemimpin terbaik bangsa ke depan. Kelompok muda seperti ini patut kami apresiasi dan menjadi teladan bagi anak muda lainnya diseluruh Indonesia," ujar Juru Bicara Kemendagri Bahtiar.
Ia juga menyampaikan rasa salut dan respek kepada Camat Cinere Depok, Manguluang Mansur, yang telah memberikan fasilitasi terhadap aspirasi Forum Anak Cinere untuk melakukan sosialisasi dan simulasi pemilu.
"Inilah contoh Camat Teladan, mampu menangkap aspirasi masyarakat dan peka terhadap kebutuhan negara yang hari ini bersama-sama menggerakkan lingkungan dan gerakkan potensi anak muda mensukseskan Pemilu Serentak, Rabu 17 April 2019," tandasnya.
Dari Cinere Depok, Baktiar mengajak menggelorakan semangat para pemilih pemula Indonesia untuk hadir ke TPS 17 April 2019 mendatang. Seluruh anak muda Cinere yang hadir langsung menyatakan siap.
"Dengan komitmen ini, kita semua yakin dan sangat optimistis bahwa Pemilu Serentak tanggal 17 April 2019 pasti akan berjalan lancar, aman, tertib dan damai," pungkas Kapuspen.
"Dari dialog awal tadi kelihatan sekali tingkat pemahaman anak-anak kita, adik-adik kita ini yang akan menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2019 memang belum cukup banyak informasi yang diketahui. Pemahaman surat suara, bagaimana cara mencoblos, itu hampir blank mereka itu," ujar Bahtiar seusai menjadi narasumber dalam sosialisasi pemilu untuk pemilih pemula di Kecamatan Cinere, Depok, Jawa Barat, Minggu, (31/03/2019).
Dengan gencar dan masifnya sosialisasi pemilu bagi pemilih pemula, Bahtiar mengharapkan adanya transfer pengetahuan dan pemahaman tentang pendidikan politik dan pada gilirannya membentuk pemilih-pemilih yang rasional dan cerdas serta mampu melahirkan pemimpin cerdas.
"Dengan adanya kegiatan simulasi pemilu hari ini, maka paling tidak para pemilih pemula nanti pada hari H tanggal 17 April 2019 mereka lebih lancar dalam proses pencoblosan. Kemudian kita harapkan mereka tidak asal mencoblos, tapi juga diajarkan menjadi pemilih cerdas," ungkap Bahtiar.
Lebih lanjut Bahtiar meminta forum atau sosialisasi Pemilu 2019, khususnya bagi pemilih pemula, dapat dihadirkan dan digerakkan di seluruh wilayah.
"Kegiatan seperti ini semestinya digerakkan di seluruh daerah, di seluruh wilayah kecamatan, baik dilakukan oleh LSM, KPU maupun organisasi masyarakat lainnya. Jangan sampai pemilih pemula kita tidak menggunakan hak pilihnya hanya karena ketidaktahuannya atau kekurangan informasi atau sebagainya," ucapnya.
Kapuspen juga menyampaikan salam hangat, ucapan terima kasih, dan bangga dari Mendagri Tjahyo Kumolo kepada "Forum Anak Cinere" anak anak muda yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah kelas 11 dan kelas 12 SMA, tapi memiliki kepedulian sangat tinggi dan kesadaran untuk ikut membantu penyelenggara pemilu dan pemerintah dalam melakukan sosiliasi dan simulasi pemilu.
"Ini anak-anak muda calon pemimpin terbaik bangsa ke depan. Kelompok muda seperti ini patut kami apresiasi dan menjadi teladan bagi anak muda lainnya diseluruh Indonesia," ujar Juru Bicara Kemendagri Bahtiar.
Ia juga menyampaikan rasa salut dan respek kepada Camat Cinere Depok, Manguluang Mansur, yang telah memberikan fasilitasi terhadap aspirasi Forum Anak Cinere untuk melakukan sosialisasi dan simulasi pemilu.
"Inilah contoh Camat Teladan, mampu menangkap aspirasi masyarakat dan peka terhadap kebutuhan negara yang hari ini bersama-sama menggerakkan lingkungan dan gerakkan potensi anak muda mensukseskan Pemilu Serentak, Rabu 17 April 2019," tandasnya.
Dari Cinere Depok, Baktiar mengajak menggelorakan semangat para pemilih pemula Indonesia untuk hadir ke TPS 17 April 2019 mendatang. Seluruh anak muda Cinere yang hadir langsung menyatakan siap.
"Dengan komitmen ini, kita semua yakin dan sangat optimistis bahwa Pemilu Serentak tanggal 17 April 2019 pasti akan berjalan lancar, aman, tertib dan damai," pungkas Kapuspen.
(thm)