KPU Mengaku Kesulitan Data Para Napi di Rutan dan Lapas

Sabtu, 23 Februari 2019 - 07:11 WIB
KPU Mengaku Kesulitan...
KPU Mengaku Kesulitan Data Para Napi di Rutan dan Lapas
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan masih kesulitan untuk mendata para narapidana yang berada di rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas) di seluruh Indonesia.

Komisioner KPU, Viryan Aziz menyatakan pihaknya terus mengusahakan hak memilih bagi setiap warga negara Indonesia tak terkecuali narapidana atau napi. Data sementara, pemilih di lapas dan rutan banyak yang belum masuk sebagai daftar pemilih karena belum melakukan perekaman e-KTP.

"Kami mendapatkan informasi dari 510 lapas dan rutan yang ada, perekaman KTP elektronik mayoritas dilakukan (baru) untuk napi lokal. Padahal, sebagian besar penghuninya itu bukan hanya warga setempat (lokal)," ujarnya di Gedung KPU Jakarta, Jumat (22/2/2019).

(Baca juga: Soal DPTb, KPU Yakin Jumlah Pemilih Tidak Membengkak)


Menurutnya, dari dari 510 lapas/rutan tersebut baru 93 orang napi yang telah melakukan perekaman e-KTP. Artinya, sebagian besar napi yang diketahui bukan berasal dari daerah mereka mendekam belum memiliki dokumen kependudukan guna syarat memilih.

"Ini membuat kami kesulitan untuk melakukan pendataan. KPU mendata pemilih kan harus dengan dasar dokumen kependudukan," ungkapnya.

KPU, sambungnya terus mencari solusi dengan koordinasi bersama pihak terkait. Hal ini menyusul opsi napi mendekam di luar wilayah domisili memilih bisa dimasukkan ke dalam daftar pemilih tambahan dengan syarat data masuk sebulan sebelum hari pemungutan suara.

"Jadi Kami akan berkoordinasi dukcapil dengan pemerintah dengan Bawaslu mencari jalan keluar," tegasnya.

(Baca juga: DPTb Masih Bisa Bertambah, KPU Minta Lembaga Terkait Buka Akses Pemilih Pindahan)


Sementara itu, Komisioner KPU Hasyim Asyari menyatakan pihaknya optimis partisipan peserta pemilu dalam Pilpres April 2019 mendatang, dapat mencapai 77,5%. “Ini sebenarnya tantangan kepada peserta pemilu. Targetnya 77,5% untuk partisipasi," tegasnya.
(kri)
Berita Terkait
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Mantan Angggota KPU...
Mantan Angggota KPU Sebut MK Belokkan Keputusan yang Sudah Lurus
Berita Terkini
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Jadi Kepala BGN, Nanik...
Jadi Kepala BGN, Nanik Deyang: Saya Sarjana Biologi Bukan Kehutanan
Jadi Kepala BGN, Nanik...
Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang: Mohon Dikoreksi Kalau Kami Salah
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved