Empat Faktor Pendongkrak Elektabilitas Capres-Cawapres

Jum'at, 22 Februari 2019 - 18:06 WIB
Empat Faktor Pendongkrak...
Empat Faktor Pendongkrak Elektabilitas Capres-Cawapres
A A A
JAKARTA - Analisis politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menyebut, ada 4 faktor yang bisa mendongkrak elektabilitas capres maupun cawapres dalam pilpres 2019.

Pangi mengatakan, faktor yang pertama yakni isu yang dimainkan kedua paslon capres-cawapres maupun tim suksesnya. Menurutnya isu ini penting untuk mengetahui sejauh mana masing-masing paslon mampu bermain pada wilayah emosi publik.

Lalu kedua, bagi petahana bagaimana mampu mensosialisasikan keberhasilannya, sehingga publik mengetahui dan puas apa yang dikerjakan selama ini.

"Bagi sang penantang adalah bagaimana memainkan sentimen dan emosi publik soal apa yang menjadi kegelisahan, kekhawatiran dan ketakutan masyarakat dengan terus membangun optimisme dan membangkitkan animo kepercayaan publik tentang harapan baru," ujar Pangi saat dihubungi SINDOnews, Jumat (22/2/2019).

Untuk yang ketiga, kata Pangi, yakni memaksimalkan gempuran dan serangan yang dilancarkan via udara, darat dan laut.

"Dengan menguasai medsos, relawan dan tim sukses, mobile campaign, terus menyapa dan menyalami, dan bertemu secara langsung (face to face) dengan masyarakat," jelasnya.

(Baca juga: Dua Bulan Jelang Pemilihan, KPU Berusaha Rampungkan DPTb)

Keempat lanjut Pangi, dengan mengerakkan terus mesin parpol pendukung kedua paslon sehingga efektif untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat. Dukungan tersebut dapat berupa testimoni dari elite dan tokoh berpengaruh.

Selain itu testimoni dari rakyat kelas bawah dan masyarakat kelas atas terkait jam terbang dan kemahiran paslon secara langsung, juga penting untuk mengerakkan dan memobilisasi masyarakat.

"Oleh karena itu, personal branding diri yang sesuai dengan selera publik lalu harus pintar pintar membaca trend dan pergeseran perilaku pemilih, penetrasi dan zonasi wilayah basis lawan politik namun tetap menjaga gate keepers ingatkan," tutupnya.
(maf)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Prabowo - Sandi Jadi...
Prabowo - Sandi Jadi Menteri Jokowi, Cholil Nafis: Bisa Jadi Tradisi
Berita Terkini
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Infografis
McDonalds di Malioboro...
McDonalds di Malioboro Tutup, Faktor Boikot Israel?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved