Jokowi Bicara Soal Hoaks, PKI, hingga Minta Didemo

Jum'at, 22 Februari 2019 - 16:56 WIB
Jokowi Bicara Soal Hoaks,...
Jokowi Bicara Soal Hoaks, PKI, hingga Minta Didemo
A A A
TANGSEL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat, agar mewaspadai hoaks dan fitnah, mendekati Pemilihan Presiden (Pilpres), 17 April 2019 nanti. Bahkan dia menceritakan pengalaman dirinya yang sering diserang isu hoaks dan fitnah.

Dikatakan Jokowi, di antara isu hoaks dan fitnah yang diarahkan padanya itu meliputi soal Jokowi PKI, Jokowi antek asing, Jokowi mengkriminalisasi ulama. Padahal semua itu telah terbantahkan dengan sendirinya.

Misalnya fitnah tentang PKI, Jokowi mengaku saat PKI dibubarkan pada tahun 1965 usianya ketika itu masih berumur 4 tahun. Sehingga tidak mungkin ada PKI berusia Balita.

"Mana ada PKI Balita," ucap Jokowi usai menyerahkan 351 sertifikat tanah wakaf di Masjid Bani Umar, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (22/2/2019).

Lalu tentang tudingan antek asing, diungkapkan Jokowi, bahwa justru semenjak dia memimpin negara berhasil merebut Blok Mahakam dan menyerahkannya ke Pertamina, Blok Rokan, hingga menguasai mayoritas saham PT Freeport. "Jokowi itu antek asing, ada yang seperti itu," imbuhnya.

(Baca juga: Pernyataan JK Buktikan Kepemilikan Lahan Prabowo Sah, Tak Melanggar Hukum)

Kemudian soal isu kriminalisasi ulama, lagi-lagi mantan Gubernur DKI Jakarta itu harus meluruskan, bahwa siapapun dihadapan hukum derajatnya sama. Baik pejabat hingga masyarakat kecil sekalipun.

"Adalagi kriminalisasi ulama, ada dibawa seperti itu. Semuanya sama di mata hukum. Menteri masuk penjara ada, gubernur masuk penjara ada, bupati wali kota ada, anggota DPR ada. Kalau ada masalah hukum ya pasti dipanggil aparat hukum," terangnya lagi.

Jokowi akhirnya melepas candaan kepada segenap jemaah yang nampak serius mendengarkan paparannya. Dia berujar, bahwa dengan kinerjanya selama ini harusnya yang sering melempar fitnah dan hoaks itu berbalik memberikan dukungan dan semangat kepadanya.

"Mestinya saya di demo di depan istana, demo didukung gitu loh," seloroh Jokowi disambut tawa seluruh jamaah.

Dia pun mengajak seluruh masyarakat, tokoh agama agar berani meluruskan fakta yang sebenarnya terjadi. Sehingga isu hoaks dan fitnah tak terlanjur menyebar kemana-mana di tengah masyarakat.

"Ini gimana dibolak-balik gitu loh. Harus berani meluruskan, yang haq katakan haq, yang batil katakan batil. Jangan dibolak-balik," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Wapres Maruf Amin Bertemu...
Wapres Ma'ruf Amin Bertemu Sekretaris Partai Komunis China, Bahas Apa?
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
PAN Ungkap Pernah Diveto...
PAN Ungkap Pernah Diveto Amien Rais Ketika Ingin Gabung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019
Berita Terkini
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved