Elektabilitas Jokowi Diprediksi Naik, Prabowo Stagnan Pasca Debat

Senin, 18 Februari 2019 - 10:21 WIB
Elektabilitas Jokowi...
Elektabilitas Jokowi Diprediksi Naik, Prabowo Stagnan Pasca Debat
A A A
JAKARTA - Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto telah melakoni debat kedua yang mengangkat isu energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam dan lingkungan hidup. Banyak yang menilai, debat semalam menjadi panggung petahana Jokowi.

Peneliti Seven Strategic Studies, Girindra Sandino menilai debat semalam Prabowo lebih banyak melempar retorika-retorika yang terus mengulang dan membosankan serta sangat sloganistik. Melemparkan wacana bernuansa 'kelas' dan pendekatan 'kerakyatan', namun kontras dengan citra diri dan rekam jejaknya, apalagi bukti-bukti.

(Baca juga: Jokowi: Kami Akan Konsisten Bangun Insfrastruktur)


Sementara Jokowi, kata Girindra, menyampaikan fakta dan bukti yang sudah dikerjakan walaupun sebagian masih ada yang dalam proses. Seperti misalnya pembangunan 900 ribu jalan desa, soal petani jagung dan kedaulatan energi. Soal reforma agraria, misal Jokowi selama pemerintahannya telah membagikan konsensi lahan kepada adat ulayat, petani, nelayan dan lain-lain.

"Dan di tahun 2017 telah memberikan 5 juta sertifikat lahan atau tanah, 2018 membagikan 7 juta sertifikat yang tentu berguna untuk agunan, jaminan, dan melakukan pendampingan warga tersebut," tutur Girindra kepada SINDOnews, Senin (18/2/2019).

Namun demikian, lanjut Girindra, ada yang menarik dari debat capres kedua terkait adanya sensitivitas retoris. Menurutnya, dampak dari dalam perdebatan harus ada kesiapan mental untuk dikritik oleh capres lain.

"Oleh karena itu, dengan paparan di atas, saya berkeyakinan elektabilitas Capres Jokowi akan naik, sementara Capres Prabowo agak sulit merangkak naik, karena keyakinan pemilih telah mengkristal," jelasnya.

Sementara itu, saling kritik antara kedua pasang capres bisa terlihat dalam debat capres kedua ini. Hal ini merupakan kemajuan dari penyelenggaraan debat, karena masyarakat bisa menilai spontanitas intelektual dan cara berpikir sistematik yang cepat.

Girindra menambahkan masyarakat banyak menaruh harapan dalam debat semalam termasuk debat-debat selanjutnya. Menurutnya, debat ke depan, tidak hanya berakhir dengan pernyataan dan rekomendasi sumir dan pesimisme yang keluar dari salah satu capres, tidak keluar dengan konsepsi politik ke depan yang dapat ditawarkan kepada rakyat yang jelas kian cerdas secara politik.

(Baca juga: Paparkan Visi Misi, Jokowi Ucapkan Terima Kasih ke Petani Jagung)


Selain itu, sosialisasi politik berbentuk ide dan gagasan strategis pada debat capres kedua ini setidaknya memberikan sesuatu yang menjadi nilai-nilai serta terserap oleh rakyat sebagai proses pencerdasan politik dalam kontestasi demokrasi Indonesia.

"Tidak lupa kepada penyelenggara pemilu, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah melaksanakan tugasnya dengan baik dan dapat meraih kembali kepercayaan publik sebagai basis legitimasi pemilu yang kuat dan berkualitas, karena debat jauh mengalami perbaikan," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Kepada Deddy Corbuzier,...
Kepada Deddy Corbuzier, Prabowo Blak-blakan Ungkap Alasan Mau Jadi Menteri Jokowi
Sandi Masuk Kabinet,...
Sandi Masuk Kabinet, Jokowi Resmi Rangkul Sepasang Lawan di Pilpres 2019
Berita Terkini
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved