Mahfud MD: Akan Terlihat Siapa Pemimpin Realistis dan Pemimpi
Minggu, 17 Februari 2019 - 16:38 WIB
Mahfud MD: Akan Terlihat Siapa Pemimpin Realistis dan Pemimpi
A
A
A
JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai debat kedua Pemilihan Presiden dan Wakil 2019 nanti malam akan terlihat genuine atau orisinal. Hal itu karena debat kali ini tanpa kisi-kisi.
"Nanti debatnya terbuka. Apa programnya, apa masalahnya, apa yang dilakukan, apa hambatannya akan terlihat nanti malam. Dan masyarakat bisa menilai nanti siapa yang realistis dan siapa yang bermimpi," tutur Mahfud MD saat diwawancarai wartawan seusai melakulan orasi dalam Deklarasi Alumni Satya Wacana Salatiga Dukung Jokowi di Gedung Pertemuan Daerah (GPD) Salatiga, Jawa Tengah, Minggu (17/2/2019).
Dia menyakini debat capres-cawapres nanti malam akan lebih bagus dan lebih menarik. "Mudah-mudahan masyarakat bisa mengambil pelajaran dari situ (debat capres-cawapres-red) dan semua kandidat bisa menyajikan program-programnya dengan baik," ujarnya.
Mengenai bagaimana cara untuk mewujudkan pemilu demokratis, Mahfud mengatakan, sekarang pemilu demokratis lebih mungkin dilakukan karena instrumen-instrumen konstitusi dan instrumen yuridis lebih lengkap.
"Ada yang menyelenggarakan, ada yang mengawasi dan ada yang memantau. Kalau rakyatnya mau baik, kalau kita semua mau baik maka pemilu ini akan baik," tuturnya.
Dia mengatakan, instrumen institusi sekarang sudah lengkap, Tidak mungkin pelaksanaan pemilu kacau kalau tidak ada yang mengacau.
"Bersaing boleh, mendukung siapa saja boleh. Itu perlunya ada pemilu. Ini pesta, tetapi tidak ada pesta yang menimbulkan kesusahan. Semua pesta menyenangkan, jangan membuat masalah di pesta," tuturnya.
"Nanti debatnya terbuka. Apa programnya, apa masalahnya, apa yang dilakukan, apa hambatannya akan terlihat nanti malam. Dan masyarakat bisa menilai nanti siapa yang realistis dan siapa yang bermimpi," tutur Mahfud MD saat diwawancarai wartawan seusai melakulan orasi dalam Deklarasi Alumni Satya Wacana Salatiga Dukung Jokowi di Gedung Pertemuan Daerah (GPD) Salatiga, Jawa Tengah, Minggu (17/2/2019).
Dia menyakini debat capres-cawapres nanti malam akan lebih bagus dan lebih menarik. "Mudah-mudahan masyarakat bisa mengambil pelajaran dari situ (debat capres-cawapres-red) dan semua kandidat bisa menyajikan program-programnya dengan baik," ujarnya.
Mengenai bagaimana cara untuk mewujudkan pemilu demokratis, Mahfud mengatakan, sekarang pemilu demokratis lebih mungkin dilakukan karena instrumen-instrumen konstitusi dan instrumen yuridis lebih lengkap.
"Ada yang menyelenggarakan, ada yang mengawasi dan ada yang memantau. Kalau rakyatnya mau baik, kalau kita semua mau baik maka pemilu ini akan baik," tuturnya.
Dia mengatakan, instrumen institusi sekarang sudah lengkap, Tidak mungkin pelaksanaan pemilu kacau kalau tidak ada yang mengacau.
"Bersaing boleh, mendukung siapa saja boleh. Itu perlunya ada pemilu. Ini pesta, tetapi tidak ada pesta yang menimbulkan kesusahan. Semua pesta menyenangkan, jangan membuat masalah di pesta," tuturnya.
(dam)