Pihak Jokowi Kritisi Pernyataan Prabowo Soal Harga Beras
Kamis, 14 Februari 2019 - 18:06 WIB
Pihak Jokowi Kritisi Pernyataan Prabowo Soal Harga Beras
A
A
A
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut bahwa harga beras dan daging di Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. Lantas bagaimana Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin menanggapi hal itu?
Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Inas N Zubir mengatakan pernyataan Prabowo itu merupakan informasi yang meresahkan masyarakat. Pasalnya, ucapan itu membuktikan bahwa Prabowo sudah gelap mata dalam merebut kekuasaan.
"Prabowo Subianto sudah gelap mata akibat birahi untuk merebut kekuasaan yang sudah tidak bisa ditahan lagi," ujar Inas lewat rilis yang diterima SINDOnews,Kamis (14/2/2019).
Ketua Fraksi Hanura ini mengaku heran apa alasan Prabowo melontarkan pernyataan tersebut. Sebab, untuk komoditas beras dan daging sudah mudah diakses di mana pun untuk mengecek harga pasarannya.
"Sungguh sangat mengherankan dengan pernyataan Prabowo mengenai harga beras, daging sapi dan daging ayam di atas karena untuk mencari harga-harga komoditas tersebut di internet akan sangat mudah," tandas Inas.
Masih kata Inas, harga premium di Indonesia termasuk yang terendah di Asia yakni antara Rp12.500-Rp12.800. Sementara itu, pemerintah mematok harga eceran tertinggi yang tertuang dalam Permendag No. 57/2017 adalah mulai Rp12.800-Rp13.600.
"Sedangkan harga daging sapi dan ayam juga, di Indonesia masih lebih murah di banding dengan harga di Singapura, Jepang, Korea dan Taiwan," kata Inas.
Sebelumnya, Prabowo menyebut harga beras, daging, dan daging ayam di Indonesia salah satu yang tertinggi di dunia. Oleh sebab itu, ketika dia terpilih menjadi Presiden, dirinya berjanji akan memperbaiki hal tersebut.
"Perjuangan kami adalah untuk kita perbaiki keadaan ini dengan segera," ujar Prabowo saat kampanye di Blora, Jawa Tengah, kemarin.
Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Inas N Zubir mengatakan pernyataan Prabowo itu merupakan informasi yang meresahkan masyarakat. Pasalnya, ucapan itu membuktikan bahwa Prabowo sudah gelap mata dalam merebut kekuasaan.
"Prabowo Subianto sudah gelap mata akibat birahi untuk merebut kekuasaan yang sudah tidak bisa ditahan lagi," ujar Inas lewat rilis yang diterima SINDOnews,Kamis (14/2/2019).
Ketua Fraksi Hanura ini mengaku heran apa alasan Prabowo melontarkan pernyataan tersebut. Sebab, untuk komoditas beras dan daging sudah mudah diakses di mana pun untuk mengecek harga pasarannya.
"Sungguh sangat mengherankan dengan pernyataan Prabowo mengenai harga beras, daging sapi dan daging ayam di atas karena untuk mencari harga-harga komoditas tersebut di internet akan sangat mudah," tandas Inas.
Masih kata Inas, harga premium di Indonesia termasuk yang terendah di Asia yakni antara Rp12.500-Rp12.800. Sementara itu, pemerintah mematok harga eceran tertinggi yang tertuang dalam Permendag No. 57/2017 adalah mulai Rp12.800-Rp13.600.
"Sedangkan harga daging sapi dan ayam juga, di Indonesia masih lebih murah di banding dengan harga di Singapura, Jepang, Korea dan Taiwan," kata Inas.
Sebelumnya, Prabowo menyebut harga beras, daging, dan daging ayam di Indonesia salah satu yang tertinggi di dunia. Oleh sebab itu, ketika dia terpilih menjadi Presiden, dirinya berjanji akan memperbaiki hal tersebut.
"Perjuangan kami adalah untuk kita perbaiki keadaan ini dengan segera," ujar Prabowo saat kampanye di Blora, Jawa Tengah, kemarin.
(maf)