BNPP Evaluasi bersama Kementerian dan Pemda

Senin, 28 Januari 2019 - 17:04 WIB
BNPP Evaluasi bersama...
BNPP Evaluasi bersama Kementerian dan Pemda
A A A
JAKARTA - Guna memperoleh gambaran yang lengkap dan utuh hasil pembangunan di perbatasan negara, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengendalian dan Pembangunan Perbatasan Negara Tahun 2019, di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, selaku Kepala BNPP, mengatakan, rapat koordinasi menjadi momentum yang sangat penting bagi kita semua dalam upaya meningkatkan kinerja pengelolaan perbatasan negara, yang ditandai dengan peningkatan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergitas (KISS) antarpemangku kepentingan, yaitu pemerintah pusat, pemerintah daerah,dan perguruan tinggi serta stakeholder lainnya.

Dia mengharapkan rapat koordinasi Pengendalian Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2019 menjadi sarana koordinasi dalam mengevaluasi pelaksanaan Pembangunan Kawasan Perbatasan Tahun Anggaran 2018, sekaligus penajaman progam prioritas pengelolaan perbatasan negara tahun 2019.

Menurut Tjahjo, pada 2018 BNPP telah mengkoordinasikan capaian pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program pengelolaan perbatasan negara, di antaranya Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara, berupa 1) penyelesaian outstanding boundary problems (OBP) RI-Malaysia, 2) penegasan batas wilayah negara dengan pemasangan Pilar RI-RDTL dan pilar RI-PNG, 3) pembangunan jalur inspeksi dan patroli perbatasan (JIPP) RI–Malaysia, 4) pembangunan sarana dan prasarana Hankam, berupa pembangunan Posal dan Dermaga Sei Pancang oleh Kementerian Pertahanan, 5) pembangunan infrastruktur pendukung pelayanan lintas batas negara di bidang pengelolaan potensi dan infrastruktur kawasan perbatasan telah mengkoordinasikan sejumlah capaian.

Berupa 1) penyelesaian regulasi tentang rencana tata ruang kawasan perbatasan negara, 2) pemenuhan kebutuhan sosial dasar, kedaulatan pangan, kedaulatan energi, telekomunikasi, pembangunan perekonomian, konektivitas, sarana dan prasarana pemerintahan dan peningkatan kualitas aparatur pemerintahan dan penguatan kelembagaan di kawasan perbatasan negara, penataan administrasi kependudukan dan bantuan sosial masyarakat.

Dalam rakor tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkopolhukam) Wiranto, selaku Ketua Pengarah BNPP membuka dan memberikan arahan kepada peserta yang terdiri dari pejabat Sekretariat Tetap BNPP, Kementerian/Lembaga (K/L) anggota BNPP dan Wakil Gubernur, Wakil Bupati/Kota serta Sekretariat Daerah yang daerahnya masuk dalam kawasan perbatasan negara.

Sedangkan beberapa narasumber yang menyampaikan paparannya, di antaranya Direktur Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR; Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian; Staf Ahli Bidang Desentralisasi Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Direktur Fasilitasi Eksport dan Import, Kementerian Perdagangan; Deputi Bidang Pembiayaan, Kementerian Koperasidan UKM; dan Deputi Bidang Pengembangan Regional, Bappenas.

Sebelas PLBN Baru Siap Dibangun

Pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 (sebelas) Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan.

“Gubernur dan Bupati/Walikota di 5 Provinsi (Kepri, Kalbar, Kaltara, Papua, dan NTT) yang menjadi lokasi pembangunan 11 PLBN di Tahun 2019, agar memberikan dukungan antara lain berupa: koordinasi dan penyiapan lahan, pengalihan atau hibah aset, percepat proses perizinan, sertafasilitasi pembangunannya” ujar Tjahjo.

Ke-11 PLBN yang akan dibangun itu, antara lain: PLBN Serasan Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, PLBN Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, PLBN Sei Kelik, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat, PLBN Long Nawang Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, PLBN Long Midang/Krayan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, PLBN Labang Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, PLBN Sei Nyamuk, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, PLBN Oepoli Kabupaten Kupang.

Selain itu Provinsi Nusa Tenggara Timur; PLBN NapanKabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, PLBN Yetetkun Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua dan PLBN Sota, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua.
(akn)
Berita Terkait
Ancaman Siber Kian Canggih,...
Ancaman Siber Kian Canggih, ITSEC Cyber Academy Siapkan Tentara Digital untuk Kemhan Senilai Rp960 Miliar
Brigjen TNI Totok Serahkan...
Brigjen TNI Totok Serahkan Jabatan Karo Humas Kemhan ke Kolonel Ignatius
Brigjen Fahrid Amran:...
Brigjen Fahrid Amran: Sumber Daya Alam dan Buatan Komponen Penting Pertahanan Negara
Bertemu Dubes Denmark,...
Bertemu Dubes Denmark, Prabowo Bahas Pentingnya Pertahanan Udara
Sekjen Kemhan: Konflik...
Sekjen Kemhan: Konflik Antarnegara Menyulut Tumbuhnya Kelompok Ekstrem
Kasus Satelit Komunikasi...
Kasus Satelit Komunikasi Kemhan, Kejagung Periksa 11 Saksi
Berita Terkini
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved