Kubu Prabowo-Sandi Sedot Masukan Ahli Hadapi Debat Capres Kedua

Kamis, 24 Januari 2019 - 10:18 WIB
Kubu Prabowo-Sandi Sedot...
Kubu Prabowo-Sandi Sedot Masukan Ahli Hadapi Debat Capres Kedua
A A A
JAKARTA - Debat capres kedua Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 bakal digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu 17 Februari 2019 nanti. Tema yang akan diangkat mengenai energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Sedangkan kandidat yang bertarung pada debat kedua nanti hanya masing-masing calon presiden (Capres), Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto. Alhasil, kedua pihak tengah mempersiapkannya. (Baca juga: Kubu Prabowo Tolak Najwa Shihab-Tommy Tjokro Jadi Moderator Debat )

Kubu Prabowo-Sandi misalnya bakal menghimpun masukan para ahli yang membidangi tema debat kedua itu. "Tentu saja yang persiapan paling penting kita kembali dalami isu-isu kita cocokan dengan visi misi dengan program dan terus himpun masukan dari para ahli," ujar Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi , Sudirman Said, Kamis (24/1/2019).

Salah satu ahli yang bakal dimintai masukan adalah Drajad Wibowo. "Kemudian orang-orang yang berkecimpung di energi pasti kita undang, yang pangan juga, sebagian mungkin karena beliau dosen atau ASN agak tidak berkenan untuk didisclose sehingga kami hormati mereka tapi mereka berkontribusi," tutur mantan menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini.

Sementara itu, salah satu yang bakal disoroti Prabowo Subianto dalam debat kedua nanti tentang efisiensi dan bagaimana dampak proyek infrastruktur era Jokowi terhadap kesejahteraan rakyat.

"Jadi kami akan bantu masyarakat untuk memahami bahwa perencanaan dan penganggaran keuangan proyek infrastruktur ini ada banyak masalah. Memang kita punya apresiasi terkait apa yang sudah dibangun, tapi terkait pengelolaan perencanaan pendanaan itu menimbulkan banyak persoalan," kata Sudirman.

Adapun di sektor energi, kata Sudirman, Prabowo akan menyampaikan visi diversifikasi energi untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Sementara di sektor pangan, Prabowo ingin memastikan bahwa harga pangan terjangkau oleh masyarakat.

"Harga terjangkau itu fungsi dari dua. Satu, harganya stabil. Kedua, masyarakatnya punya daya beli, punya penghasilan cukup, punya pekerjaan cukup. Karena itu Pak Sandi dan Pak Prabowo selalu mengatakan harga dan pekerjaan. Itu yang harus dijadikan target," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Minta Debat Cawapres...
Minta Debat Cawapres Tak Didampingi Capres, Partai Perindo: Samakan Saja dengan Pilpres 2019
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Pilpres 2024, Golkar...
Pilpres 2024, Golkar Mulai Kaji Pasangan Airlangga Hartarto
Berita Terkini
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto Tak Ajukan Eksepsi
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Singgung Perbedaan Pandangan,...
Singgung Perbedaan Pandangan, Dudung Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jaga Persatuan
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Infografis
Daftar 7 Wakapolda Baru...
Daftar 7 Wakapolda Baru Pilihan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo  
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved