Tim Jokowi Curiga Ada Skenario Jahat di Balik Hoaks Surat Suara

Kamis, 03 Januari 2019 - 11:05 WIB
Tim Jokowi Curiga Ada...
Tim Jokowi Curiga Ada Skenario Jahat di Balik Hoaks Surat Suara
A A A
JAKARTA - Kubu calon presiden-calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang bertindak cepat mengecek kabar adanya tujuh kontainer surat surat yang sudah dicoblos yang ternyata bohong atau hoaks.

Kubu Jokowi-Ma'ruf berharap kepolisian mengusut aktor intelektual kabar hoaks ini.

"Karena kejahatan ini adalah tindakan yang berbahaya bagi stabilitas politik, meresahkan masyarakat, mengganggu pemilu dan berpretensi medelegitimasi pemilu," kata Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Kamis (3/1/2019).

Ace menganggap, penyebaran kabar bohong ini semakin menunjukkan penggunaan skenario menciptakan kondisi ketidakpercayaan terhadap lembaga penyelenggara pemilu dengan cara-cara tidak beradab, menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan politik.

Politikus Partai Golkar ini menduga ada yang sedang merancang skenario untuk mendelegitimasi hasil pemilu dengan alasan adanya kecurangan.

"Ini jelas tindakan yang berbahaya. Sudah pasti dilakukan oleh pihak yang tidak siap kalah," kata politikus Partai Golkar ini. (Baca juga: KPU Pastikan Kabar 7 Kontainer Surat Surat Tercoblos Hoaks )

Dia menduga kasus ini paralel dengan rangkaian skenario yang coba dimainkan mulai dari mengangkat soal kisruh kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), pemilih hantu sampai soal surat suara yang didatangkan dari China. Ace pun meminta agar cara-cara seperti itu dihentikan.

Dalam hal ini, Ace menyebut pihaknya dirugikan dalam skenario ini karena menjadi pihak yang dituduh curang dengan informasi surat suara tercoblos itu adalah nomor urut 01.

"Padahal dari awal kita ingin gunakan momen penilu ini sebagai adu gagasan, adu prestasi dan memilih pemimpin yang terbaik, bukan justru sebagai ajang sebar kabar bohong dan menghalalkan segala cara untuk kekuasaan," tuturnya.

Isu adanya tujuh kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, berisi surat suara yang sudah dicoblos beredar di media sosial pada Rabu 2 Januari 2019 malam.

Untuk mengetahui kebenaran kabar tersebut, komisioner KPU pun langsung mendatangi Bea Cukaidi Pelabuhan Tanjung Priok.

"Semua itu bohong, Kami memastikan berdasarkan keterangan dari Bea CUkai berita soal 7 kontainer itu tidak benar. dan tidak ada juga kabar TNI AL yang melihat dan menemukan hal itu, dan tidak ada juga KPU telah menyita kontainer tersebut. Semua berita itu bohong," kata Ketua KPU Arief Budiman, di Kantor Bea Cukai Jakarta, Rabu 2 Januari 2019 malam.

Arief pun meminta kepolisian untuk mengusut tuntas kasus hoaks ini, termasuk mengungkap dalang dan penyebar hoaks.

"Saya ingin menyampaikan, pihak kepolisian untuk melacak dan mencari siapa yang menyebarkan dan membuat rekaman suara serta menulis berita bohong tersebut. Orang-orang jahat yang mengganggu pemilu kita yang mendelegitimasi penyelenggara pemilu harus ditangkap, kami akan lawan itu," tutur Arief.
(dam)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved