Tes Membaca Alquran Capres-Cawapres, Pengamat: Sifatnya Hanya Sunah

Rabu, 02 Januari 2019 - 04:05 WIB
Tes Membaca Alquran...
Tes Membaca Alquran Capres-Cawapres, Pengamat: Sifatnya Hanya Sunah
A A A
JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menilai undangan tes membaca Alquran dari Dewan Ikatan Dai Aceh tidak wajib dihadiri oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Pemilu 2019. Tes membaca Alquran tidak terdapat dalam tahapan pemilu yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Sejatinya semua harus mengikuti aturan yang sudah diatur oleh konstitusi yang kemudian dijabarkan oleh KPU dalam aturannya (Peraturan KPU), yang kemudian menjadi tahapan-tahapan pemilu," ujar Ujang kepada SINDOnews, di Jakarta, Selasa (1/1/2019).

Lantaran tidak terdapat dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), Ujang menilai undangan tersebut hanya bersifat sunah atau tidak wajib.

"Sebaiknya para calon kandidat melaksanakan lakukan dulu yang wajib sesuatu yang ada dalam aturan, baru yang sunah. Dalam konteks pemilu ini, ngaji itu sunah karena bukan sesuatu kewajiban. Kecuali negara kita adalah negara yang menganut asas Islam baru," kata Ujang.

Menurut Ujang, hal tersebut sudah sangat kental dengan politik aliran, dimana masing-masing orang sedang mencari kelemahannya, dan salah satunya dengan tes membaca Alquran.

"Makanya masyarakat menduga-duga, akhirnya masyarakat menginterpretasikan bahwa mengaji adalah sebagai suatu bentuk apresiasi di luar tadi. Sebagaimana ada juga debat Bahasa Inggris lah," kata Ujang.

Kalau memang mengaji itu karena tuntutan masyarakat dan aspirasi masyarakat, kata dia, itu bukan dilakukan saat formal, tapi diadakan di luar formal. "Misalkan, di acara tertentu yang sifanya non formal," tutupnya.
(thm)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Prabowo - Sandi Jadi...
Prabowo - Sandi Jadi Menteri Jokowi, Cholil Nafis: Bisa Jadi Tradisi
Berita Terkini
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Kejagung Pelajari Alat...
Kejagung Pelajari Alat Bukti Kasus Febrie Adriansyah dari Polri
MAKI Sebut Pelimpahan...
MAKI Sebut Pelimpahan Penanganan Perkara Febrie Ardiansyah Tabrak KUHAP Baru
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
Infografis
Ironis! Hanya 4% Warga...
Ironis! Hanya 4% Warga Israel yang Meyakini Tentara Israel Menang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved