Fahri Hamzah Sepakat dengan Prabowo Terkait Kedubes Australia
Senin, 26 November 2018 - 14:32 WIB
Fahri Hamzah Sepakat dengan Prabowo Terkait Kedubes Australia
A
A
A
JAKARTA - Pernyataan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terkait pemindahan Kedutaan Besar (Kedubes) Australia dari Tel Aviv ke Yerusalem direspons Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.
Menurut Fahri Hamzah, pemindahan Kedubes Australia itu memang bukan urusan Indonesia. "Dan saya kira Pak Prabowo mengerti ini ya, dia seorang saptamargais yang tahu posisi negara RI," ujar Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/11/2018).
Sehingga, dia pun sepakat dengan pernyataan Prabowo Subianto. "Soal Israel sedang lobi untuk memindahkan ibu kota yang dimotori oleh Donal Trump dan diikuti oleh beberapa negara, itu saya kira bukan urusan kita," ujarnya.
Namun, kata dia, setidaknya Indonesia mengetahui sikap Australia. "Saya kira itu enggak ada masalah itu," papar Legislator asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini.
Kemudian dia pun menjelaskan posisi Indonesia terhadap Israel. "Indonesia siapapun dia pejabat atau apapun mustahil mengakui Israel sebagai negara," ujar Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Adapun pernyataan Prabowo mengenai pemindahan Kedutaan Besar Australia dari Tel Aviv ke Yerusalem disampaikan menyikapi pertanyaan wartawan asing usai acara Indonesia Economic Forum 2018 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu 21 November 2018 lalu.
Menurut Fahri Hamzah, pemindahan Kedubes Australia itu memang bukan urusan Indonesia. "Dan saya kira Pak Prabowo mengerti ini ya, dia seorang saptamargais yang tahu posisi negara RI," ujar Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/11/2018).
Sehingga, dia pun sepakat dengan pernyataan Prabowo Subianto. "Soal Israel sedang lobi untuk memindahkan ibu kota yang dimotori oleh Donal Trump dan diikuti oleh beberapa negara, itu saya kira bukan urusan kita," ujarnya.
Namun, kata dia, setidaknya Indonesia mengetahui sikap Australia. "Saya kira itu enggak ada masalah itu," papar Legislator asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini.
Kemudian dia pun menjelaskan posisi Indonesia terhadap Israel. "Indonesia siapapun dia pejabat atau apapun mustahil mengakui Israel sebagai negara," ujar Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Adapun pernyataan Prabowo mengenai pemindahan Kedutaan Besar Australia dari Tel Aviv ke Yerusalem disampaikan menyikapi pertanyaan wartawan asing usai acara Indonesia Economic Forum 2018 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu 21 November 2018 lalu.
(maf)