BKKBN Ungkap Tiga Kunci Hasilkan SDM Berkualitas

Jum'at, 16 November 2018 - 19:40 WIB
BKKBN Ungkap Tiga Kunci...
BKKBN Ungkap Tiga Kunci Hasilkan SDM Berkualitas
A A A
JAKARTA - Berbagai temuan bukti empiris telah menunjukkan kemajuan bangsa di masa depan sebagian besar ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM), bukan karena melimpahnya sumber daya alam (SDA).

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai lembaga negara yang melayani hajat hidup keluarga Indonesia sekaligus menciptakan regenerasi SDM berkualitas memandang perlu untuk berkontribusi menyukseskan Making Indonesia 4.0.

Perlu langkah dini untuk menyiapkan SDM yang berkualitas dan pengasuhan menjadi salah satu faktor yang penting untuk menyiapkan itu semua.

Deputi Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga BKKBN, M Yani menjelaskan ada tiga komponen kunci yang bertanggung jawab dalam pengasuhan, termasuk internalisasi nilai-nilai essensial pembentuk karakter bangsa yakni keluarga, masyarakat dan dunia pendidikan.

"Keluarga adalah wadah pertama dan utama dalam pengasuhan dan mendidik anak dalam menumbuhkan nilai-nilai tersebut. Masyarakat ikut berperan di dalam menjaga agar nilai-nilai itu tidak luntur dan tumbuh subur. Sekolah merupakan sarana lanjutan tempat menggembleng peserta didik menumbuh-kembangkan nilai karakter," tutur M Yani saat acara Ekspose Pengembangan Parameter Aplikasi dan Modul Kesiapan Berkeluarga bagi Remaja di Kantor BKKBN, Jakarta, Jumat (16/11/2018).

Menurut dia, revolusi industri 4.0 menjadi harapan sekaligus tantangan bagi keluarga di Indonesia. Keluarga kini dituntut untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang semakin berkembang.

Kepala Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia IPB, Tin Herawati sangat mendukung program BKKBN dalam menyiapkan SDM berkualitas yang dimulai dari keluarga.

"Kami mendukung BKKBN dalam menyiapkan keluarga dalam revolusi industri 4.0, karena keluarga sehat dan sukses menghasilkan SDM sehat secara fisik sehat tidak kekurangan satupun termasuk dalam hal gizi," ujar Tin.
(dam)
Berita Terkait
BKKBN Kembali Raih Penghargaan...
BKKBN Kembali Raih Penghargaan Tertinggi Dunia Bidang Kependudukan Setelah 33 Tahun
Kemendukbangga/BKKBN...
Kemendukbangga/BKKBN Dorong Kesadaran Anti-Bullying Lewat Gen Z
Hasto Wardoyo Dorong...
Hasto Wardoyo Dorong BKKBN Sulsel Maksimalkan Penggunaan Anggaran
Pandemi COVID-19 Mengancam...
Pandemi COVID-19 Mengancam Bonus Demografi
BKKBN Terus Edukasi...
BKKBN Terus Edukasi Masyarakat Cetak Usia Produktif Berkualitas
Review Program Bangga...
Review Program Bangga Kencana, Ini Disampaikan BKKBN Sulsel
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
Susu Kecoa Diklaim Peneliti...
Susu Kecoa Diklaim Peneliti Tiga Kali Lebih Bergizi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved