Perbedaan Visi Misi Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi

Selasa, 30 Oktober 2018 - 15:21 WIB
Perbedaan Visi Misi...
Perbedaan Visi Misi Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi
A A A
JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik, Ah Maftuchan mengungkap sejumlah visi misi pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin dan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno.

Maftuchan menganggap, pasangan Jokowi-Ma'ruf sebagai petahana memulai visi misinya dengan program yang sudah dilakukan sebelumnya, seperti meningkatkan kepercayaan dunia internasional yang mencakup pembangunan sumber daya manusia.

"Berikutnya infrasturktur. Kalau melihat negara maju kita akan mendapatkan kondisi kota atau wilayah yang mana infrastrukturnya baik," ujar Maftuchan dalam diskusi yang digelar Intitut narasi Indonesia, di Cikini, Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Ditambahkan dia, predikat negara yang maju tidak saja dinilai dari kotanya yang tak lagi kumuh atau macet, namun jauh dari itu bagaimana akses masyarakat menikmati ruang publik yang ramah lingkungan mudah, termasuk bagi kalangan difabel.

Selain itu kata dia, masalah tata kelola pemerintahan yang baik termasuk di dalamnya pemberantasan korupsi, penegakan hukum dan pelayanan publik juga menjadi sorotan bagi petahana.

Menurutnya, meski di sektor pembangunan ekonomi dan infrastruktur baik, namun soal realisasi pembangunan yang menyentuh masyarakat bawah masih perlu ditingkan kembali. Dalam hal ini, calon penantang Prabowo-Sandi masuk melalui visi mereka dengan tafsir pembangunan ekonomi yang berbeda.

"Nah kalau baca visi misi kedua paslon, banyak kemiripan. Banyak hal-hal yang nyaris sama seperti misal indonesia maju dengan gotong royong," ungkapnya.

Kata Maftuchan, kedua pasangan ini memiliki perbedaan visi misi yang mencolok di sektor pembangunan nasional. Jika Jokowi-Ma'ruf melalui pengalaman Jokowi sebagai seorang birokrat yang bermula dari wali kota hingga presiden dianggapnya telah menjabarkan relasi pembangunan di pusat dan daerah.

Sementara, visi misi yang ditawarkan Prabowo-Sandi dianggap masih 'mengambang' terkait strategi relasi antara pusat dan daerah. Titik kesamaannya terletak pada pembangunan untuk NKRI."Nah kalau prabowo sandi, porsi koordinasi antara pusat dan daerah belum besar cakupannya," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Prabowo - Sandi Jadi...
Prabowo - Sandi Jadi Menteri Jokowi, Cholil Nafis: Bisa Jadi Tradisi
Maruf Amin Beberkan...
Ma'ruf Amin Beberkan Kunci Harmonis dengan Jokowi
Prabowo Posting Foto...
Prabowo Posting Foto Berkuda Bareng Jokowi, Netizen: So Sweet...
Besok, Pimpinan MPR...
Besok, Pimpinan MPR Kunjungi Prabowo, Jokowi, Ma'ruf Amin, dan Gibran
Prabowo: Pemerintahan...
Prabowo: Pemerintahan Jokowi Punya Teamwork yang Baik
Berita Terkini
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Breaking News! Wamentan...
Breaking News! Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved