Sejumlah Tokoh Indonesia Masuk Daftar 50 Muslim Paling Berpengaruh

Jum'at, 19 Oktober 2018 - 15:53 WIB
Sejumlah Tokoh Indonesia...
Sejumlah Tokoh Indonesia Masuk Daftar 50 Muslim Paling Berpengaruh
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali masuk dalam daftar 50 muslim paling berpengaruh di dunia 2019. Nama Jokowi masuk dalam buku The Muslim 500 terbitan Jordan National Library, berada di deretan ke-16.

Selain Jokowi, sejumlah tokoh masuk dalam daftar tersebut. Mereka yakni Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Yahya Cholil Staquf, dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir.

Dari tahun ke tahun, KH Said Aqil Siroj bertengger sebagai 50 tokoh berpengaruh di dunia bersama Habib Luthfi bin Yahya (Rais Jatman NU). Tahun ini Said Aqil berada di peringkat ke-12.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadizly bangga dengan masuknya nama Jokowi dalam daftar tersebut. Menurut Ace, Jokowi selama ini memang telah menunjukkan kontribusinya terhadap kemajuan Islam di Indonesia.

"Perjuangannya untuk mengatasi ketertinggalan ekonomi di Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim menunjukan kontribusinya terhadap kemajuan Islam tanpa terjebak ke dalam identitas simbolik," katanya kepada wartawan, Jumat (19/10/2018).

Ketua DPP Partai Golkar itu mengatakan, Jokowi memang bukan seorang tokoh ulama atau yang ahli dalam agama. Namun, menurutnya, kontribusi Jokowi dalam memajukan masyarakat Islam di Indonesia telah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional.

"Lembaga yang mengeluarkannya juga bukan institusi sembarangan, Jordan National Library. Menempatkan Pak Jokowi sebagai tokoh muslim berpengaruh di posisi 16 merupakan kebanggaan bagi kita," ujarnya.

Dia mengungkapkan, calon presiden nomor urut 01 itu memiliki komitmen kuat untuk memajukan masyarakat di Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar di dunia. Sehingga, ungkap dia, wajar bila Jokowi diakui oleh dunia Islam.

"Ini pengakuan dunia muslim terhadap sepak terjang Pak Jokowi yang memiliki komitmen kuat terhadap upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat di negara muslim terbesar di dunia, yaitu Indonesia," tandasnya.
(poe)
Berita Terkait
Kemesraan Muhammadiyah-Nahdlatul...
Kemesraan Muhammadiyah-Nahdlatul Ulama, Bagaimana Memahaminya?
Perbandingan Respons...
Perbandingan Respons NU dan Muhammadiyah Terkait Izin Kelola Tambang bagi Ormas Keagamaan
Survei Denny JA: Pendukung...
Survei Denny JA: Pendukung Nahdlatul Ulama Naik Drastis
Serum Institute Bahas...
Serum Institute Bahas Moderasi Beragama Bersama PCNU dan Muhammadiyah
Buka Muktamar NU, Jokowi...
Buka Muktamar NU, Jokowi Tawarkan Konsesi Minerba ke Nahdlatul Ulama
Tiba di Sidoarjo, Presiden...
Tiba di Sidoarjo, Presiden Jokowi Akan Hadiri Puncak Satu Abad NU Besok
Berita Terkini
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved