KY Akan Pantau Penanganan Tindak Pidana Pemilu 2019

Jum'at, 19 Oktober 2018 - 15:26 WIB
KY Akan Pantau Penanganan...
KY Akan Pantau Penanganan Tindak Pidana Pemilu 2019
A A A
BOGOR - Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus menyatakan pihaknya akan ikut mengawasi jalannya Pemilu 2019. Pengawasan secara khusus dilakukannya pada Januari hingga Juni 2019 terhadap potensi terjadinya tindak pidana pemilu.

Jaja mengatakan, pengawasan itu dilakukan bersama-sama dengan lembaga penyelenggara pemilu, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

"Stakeholdernya banyak. Kita akan fokus pada tindak pidana pemilu," ujar Jaja di acara workshop sinergitas KY dengan media massa di Bogor, Jumat (19/10/2018).

Ada yang spesial dalam pemantauan yang dilakukan KY pada pemilu kali ini. Bila pada pemilu-pemilu yang lalu KY berlaku pasif dan menunggu laporan pada Pemilu 2019 ini KY akan lebih aktif.

"Sebelum ada pelanggaran kita lakukan pemantauan. Sebelum ada persidangan kita berikan pendidikan tentang tindak pidana Pemilu," imbuh Jaja.

Dia menjelaskan, keterlibatan KY dalam pengawasan pidana pemilu dilakukan demi terwujudnya proses demokrasi yang baik. Melalui pengawasan ini, KY juga ingin memastikan kasus pidana pemilu bisa diselesaikan dengan fair dan sesuai dengan undang-undang.

Ditambahkannya, sejauh ini KY telah berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu. Kerja sama antara KY dengan kedua lembaga tersebut dilakukan Dalam rangka memberikan pemahaman kepada hakim terkait kualifikasi pelanggaran pemilu.

Selain itu, kerja sama KY dengan KPU juga terkait data daerah rawan pelanggaran pemilu. Hal ini dilakukan agar pencegahan bisa dilakukan lebih awal.

"KPU tentu punya data pelanggaran pemilu di daerah mana saja. Sengketa di mana saja," kata Jaja.
(kri)
Berita Terkait
PN Jakpus Minta Pemilu...
PN Jakpus Minta Pemilu Ditunda, KY Persilakan Laporkan Hakim
Kejutan Pemilu dan Tirani...
Kejutan Pemilu dan Tirani Yudisial
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
KY Akan Panggil Hakim...
KY Akan Panggil Hakim PN Jakarta Pusat Terkait Putusan Penundaan Pemilu
KY Beberkan Tahapan...
KY Beberkan Tahapan Pemeriksaan Hakim PN Jakarta Pusat yang Tunda Pemilu hingga 2025
Ketua KY Temui Komisi...
Ketua KY Temui Komisi Pemberantasan Korupsi Terkait Penanganan Kasus Hakim Depok
Berita Terkini
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil KDMP setelah 5 Peserta Meninggal
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved