Maruarar Berharap Jokowi dan Prabowo Bisa Ngopi Bareng

Kamis, 27 September 2018 - 09:11 WIB
Maruarar Berharap Jokowi...
Maruarar Berharap Jokowi dan Prabowo Bisa Ngopi Bareng
A A A
JAKARTA - Pemilu dan Pilpres merupakan kontestasi lima tahunan yang harus semakin berkualitas. Hal utama yang lebih penting, Pemilu dan Pilpres tak merusak dan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

Demikian disampaikan politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait saat menjadi narasumber dalam rilis survei Indikator Politik Indonesia di Cikini, Jakarta, Rabu 26 September 2018.

Selain Maruarar dan Direktur Eksekutif Indikator Burhanudin Muhtadi, hadir juga sebagai narasumber politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo, politisi Partai Gerindra A Riza Patria dan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera.

Menurut Maruarar, Jokowi dan Prabowo, yang akan berkontestasi dalam Pilpres 2019, merupakan dua tokoh negarawan. Hal ini sudah dibuktikan usai Pilpres 2014, Jokowi dan Prabowo saling mengunjungi.

"Kita berharap, nanti jelang Pilpres 2019, Pak Jokowi dan Pak Prabowo bisa ngopi bareng. Kita tunjukkan pada rakyat bahwa para pemimpinnya juga bisa duduk bareng," ungkap Ara, demikian ia disapa, yang diaminkan Riza Patria dan Mardani Ali Sera.

Maruarar juga mengingatkan, bahwa Pemilu dan Pilpres 2019 harus menjadi momentum demokrasi yang semakin berkualitas. Karena itu, pesta demokrasi tersebut harus dipenuhi dengan berbagai adu gagasan yang mencerdaskan.

"Jangan gunakan lagi isu-isu SARA dan primordial lainnya," kata Maruarar.

Dalam kesempatan ini, Maruarar juga mengatakan bahwa Joko Widodo sama sekali tidak terlatih dan tidak berpengalaman menggunakan alat negara seperti TNI, Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk kepentingan politik.

Jokowi merupakan sosok yang sangat menjaga nilai-nilai demokratis dengan sangat baik. "Jokowi juga tidak pernah menginstruksikan untuk gunakan alat negara," ucap Ara.
(maf)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Prabowo - Sandi Jadi...
Prabowo - Sandi Jadi Menteri Jokowi, Cholil Nafis: Bisa Jadi Tradisi
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved