Sikap Politik Yenny Wahid di Pilpres 2019 Dinilai Masih 50:50

Rabu, 26 September 2018 - 11:56 WIB
Sikap Politik Yenny...
Sikap Politik Yenny Wahid di Pilpres 2019 Dinilai Masih 50:50
A A A
JAKARTA - Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno menilai, Putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid, peluang untuk mendukung pasangan salah satu calon presiden dan wakil presiden masih 50:50.

"Peluangnya masih 50:50 tergantung arah mata angin yang bisa pengaruhi sikap politiknya," ujar Adi melalui pesan singkatnya kepada SINDOnews, Rabu (26/9/2018).

Adi tak menyangkal jika faktor Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bisa menjadi faktor pembeda Yenny, untuk tak bergabung ke kubu Jokowi. Figur cawapres KH Ma'ruf Amin dinilai juga lebih didominasi warna Cak Imin, yang secara garis politik berbeda dengan Yenny.

"Faktor Cak imin bisa menjadi faktor pembeda untuk Yenny tak bergabung ke Jokowi, serta figur KH Ma'ruf yang secara garis politik berbeda dengan Yenny," jelasnya.

(Baca juga: Alasan Yenny Wahid Tentukan Dukungan Politik di Pilpres)

Namun menurut Adi, bila melihat narasi keIslaman, Yenny berpeluang merapat ke kubu Jokowi. Alasannya karena barisan pendukung Jokowi punya persamaan dengan Yenny dalam wawasan membela kaum minoritas, nonmuslim.

"Kalau melihat irisan narasi keIslamannya yang inklusif, Yenny sepertinya bisa mendukung Jokowi. Sementara, pendukung Prabowo narasi Islamnya diasumsikan agak eksklusif dan tertutup," ujarnya.

Diketahui Putri Presiden RI keempat yang bernama asli Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid ini akan menyatakan sikap politiknya yang diumumkan pada Rabu (26/9/2018) sore ini.

Rencananya Yenny akan mengumumkan sikap politiknya di Rumah Pergerakan Politik Gus Dur, Jalan Kalibata Timur I Nomor 12, Kalibata, Jakarta Selatan.
(maf)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Prabowo - Sandi Jadi...
Prabowo - Sandi Jadi Menteri Jokowi, Cholil Nafis: Bisa Jadi Tradisi
Berita Terkini
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Tito Setuju Kepala Daerah Dapat Bonus dari PAD
Selain Bobby Rizaldi,...
Selain Bobby Rizaldi, Tenaga Ahli hingga Dirjen PKN BPK juga Diperiksa KPK terkait Kasus Bupati Muara Enim
Dokter Tifa Ungkit 12...
Dokter Tifa Ungkit 12 Tahun Jokowi Jadi Pejabat: Tak Pernah Akui Lulusan UGM hingga Tak Diundang Reuni
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Komjak Janji Awasi Jaksa...
Komjak Janji Awasi Jaksa yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Semarak Harlah PKB,...
Semarak Harlah PKB, Panji Bangsa Harap Perkokoh Nilai Kebangsaan Generasi Muda
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved