Iklan Jokowi di Bioskop, PDIP: Zaman SBY Ada Politik Bansos

Kamis, 13 September 2018 - 15:44 WIB
Iklan Jokowi di Bioskop,...
Iklan Jokowi di Bioskop, PDIP: Zaman SBY Ada Politik Bansos
A A A
JAKARTA - Iklan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang ditayangkan di Bioskop disoal sejumlah pihak. Salah satunya Ketua divisi advokasi dan bantuan hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Kata Ferdinand iklan Jokowi melanggar etika kepatutan dan mengganggu hak konsumen.

Menanggapi hal ini, Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menganggap, banyak yang salah membedakan 'use of power' dan 'abuse of power'.

"Abuse of power contohnya ketika ada salah satu pimpinan yang minta anaknya difasilitasi pada saat keluar negeri," kata Hasto di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Hasto menjelaskan, apa yang ditayangkan dalam iklan Jokowi di bioskop dalam konteks penyampaian keberhasilan pemerintah. Di mana, ruang publik menjadi tempat strategis untuk menyampaikan hal tersebut, tanpa harus dikaitkan Jokowi sebagai incumbent calon presiden.

"Zaman SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) jadi Presiden saat itu ada politik Bansos (Bantuan Sosial) yang berdasarkan penelitian Markus Mijnar dari tahun 2008 sampai Februari 2009 itu jumlahnya mencapai USD 2 Billion," ungkap Hasto.

(Baca juga: Bawaslu Imbau Pendukung Capres Tak Bikin Narasi Memicu Konflik)

Maka itu, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin ini mengajak semua pihak termasuk yang mempersoalkan iklan tersebut untuk menilai secara proporsional, sehingga tak terkesan reaktif dan politis.

Hasto mengaku tak habis pikir jika bioskop tiba-tiba ada yang menayangkan keberhasilan Asian Games yang dapat pengakuan dunia, lalu ditanggapi secara sinis, padahal itu membawa keharuman bangsa.

"Jadi kita tanyakan saja pada petani mereka mendapat manfaat keuntungan atau tidak (dari tayangan iklan tersebut)," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Erick Thohir Dinilai...
Erick Thohir Dinilai Tokoh Muda Berpengaruh dalam Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
Jejak Reshuffle Kabinet...
Jejak Reshuffle Kabinet Era Jokowi-Ma'ruf Amin
Berita Terkini
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved