KPU Tetapkan DPT Pemilu 2019 Sebanyak 185 Juta Pemilih

Kamis, 06 September 2018 - 04:15 WIB
KPU Tetapkan DPT Pemilu...
KPU Tetapkan DPT Pemilu 2019 Sebanyak 185 Juta Pemilih
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) nasional untuk Pemilu 2019. Ada sebanyak 185.732.093 pemilih dalam negeri serta 2.049.791 pemilih luar negeri.

Berdasarkan hasil penetapan DPT KPU, tercatat jumlah DPT sebanyak 185.732.093 pemilih dan 805.075 TPS. Jumlah pemilih laki-laki 92.802.671 dan pemilih perempuan 92.929.422.

"KPU menetapkan rekapitulasi DPT tingkat nasional. Terhadap DPT yang telah ditetapkan akan dilakukan penyempurnaan dengan pencermatan atas masukan dari Bawaslu dan peserta pemilu," ujar Komisioner KPU Viryan Aziz di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Hasil tersebut masih akan disempurnakan selama 10 hari ke depan atau hingga 15 September mengingat adanya catatan-catatan dan masuk di Rapat Pleno Rekapitulasi DPT nasional. "Terhadap catatan dan masukan itu, KPU bersama sama dengan peserta pemilu dan Bawaslu akan melakukan penyempurnaan DPT sampai dengan 15 September," jelasnya.

Setelah penetapan ini, sambungnya, KPU akan melakukan pertemuan teknis dengan perwakilan parpol, Bawaslu serta Kemendagri untuk penyandingan data. Kemudian pada 16 September KPU akan kembali melakukan rapat pleno rekapitulasi terkait penyempurnaan tersebut.

"Jadi tim teknis KPU, perwakilan parpol, lalu dari Bawaslu, termasuk juga Kemendagri akan berkumpul dan kami akan melakukan penyandingan data yang fokusnya kepada data ganda," paparnya.

Dia menuturkan meski ada penyempurnaan, proses penetapan jumlah DPT harus tetap dilakukan kemarin. Pasalnya, hal tersebut sesuai dengan agenda tahapan Pemilu 2019. Penetapan perlu dilakukan agar dapat memastikan jumlah pemilih secara nasional untuk berbagai pihak.

Viryan menegaskan jumlah DPT yang saat ini telah ditetapkan tidak akan ada perubahan. Pasalnya, hasil penyempurnaan yang akan dilakukan akan masuk kedalam Daftar Pemilih Khusus.

"DPT sebenarnya tidak bertambah, DPT sudah ditetapkan. Kalau ada pemilih tidak masuk DPT, masuk dalam daftar pemilih khusus," tegasnya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) merekomendasikan KPU untuk menunda rekapitulasi DPT Nasional Pemilu 2019. Ketua Bawaslu Abhan menyatakan rekomendasi tersebut berdasarkan pencermatan secara by name by address dengan NIK DPT di 76 kabupaten/kota terdapat pemilih ganda sebanyak 131.363 pemilih.

Pihaknya menilai, jumlah pemilih ganda tersebut menunjukkan ketidakakuratan data pemilih dan tidak berfungsinya Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) secara optimal.

"Bawaslu merekomendasikan agar dilakukan penundaan rekapitulasi DPT nasional paling lambat 30 hari untuk melakukan pencermatan secara faktual dan melakukan perbaikan daftar pemilih," ucapnya dalam agenda yang sama.

Dalam data yang dihimpun pengawas pemilu, terdapat 460 Lembaga PemasyaraKatan dan Rumah Tahanan, 2.641 Rumah Sakit, 1720 panti sosial, dan 2.934 Perguruan Tinggi yang berpotensi adanya pemilih yang terkonsentrasi di tempat tersebut sebagai pemilih kategori pemilih tambahan.

"Bawaslu mengingatkan KPU untuk memastikan pemilih di tempat tersebut mendapat informasi yang memadai tentang tata cara pindah memilih dan memastikan logistik penungutan suara tersedia," katanya.
(kri)
Berita Terkait
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Mantan Angggota KPU...
Mantan Angggota KPU Sebut MK Belokkan Keputusan yang Sudah Lurus
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved