Demokrat Persilakan Bawaslu Kembali Panggil Andi Arief

Sabtu, 25 Agustus 2018 - 08:09 WIB
Demokrat Persilakan...
Demokrat Persilakan Bawaslu Kembali Panggil Andi Arief
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat mempersilakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memanggil Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) partainya Andi Arief untuk bicara ke penyelidik Bawaslu.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan tak mempermasalahkan Andi untuk memenuhi panggilan tersebut. "Itu terserah Pak Andi. Haknya Pak Andi kan mau datang atau tidak datang silakan saja," ujarnya saat dihubungi SINDO, Jumat (24/8/2018).

Sebelumnya Andi kembali batal hadir di Bawaslu, Jumat pagi. Batalnya Andi di panggilan ke tiga Bawaslu untuk mengklarifikasi soal mahar politik ini dikarenakan belum kembali ke Jakarta.

Syarief tak menjelaskan apakah Demokrat telah menindak Andi terkait pernyataannya. Menurut Syarief, partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menganggap polemik perebutan posisi cawapres Prabowo Subianto itu telah selesai. Dia pun tak peduli jika proses Andi di Bawaslu terus berjalan.

"Pokoknya polemik itu bagi Demokrat sudah selesai," jelasnya.

Dalam keterangan tertulisnsya, Andi mengatakan berjanji akan hadir dipanggilan ketiga Bawaslu, untuk klarifikasi sebagai saksi dugaan mahar politik Sandiaga Uno. Tetapi Kamis kemarin, Andi beralasan sudah menghubungi Bawaslu tentang ada kemungkinan masih belum bisa kembali ke Jakarta.

"Karena masih harus bersama orang tua saya yang belum sehat sepenuhnya," ujarnya.

Andi pun berupaya meminta tiga opsi agar tetap bisa memenuhi janji saya memberi klarifikasi ke Bawaslu. Opsi pertama melalui video call. Cara ini bisa membantu saya memberi klarifikasi. Opsi kedua, menulis klarifikasi yang saya tanda tangani sendiri. Ketiga, saya akan datang melakukan klarifikasi di Bawaslu Lampung.

"Ketiga usulan saya itu tampaknya tidak dipilih oleh Bawaslu, dan hari ini hampir dipastikan saya belum bisa kembali ke Jakarta untuk hadir langsung secara fisik di Bawaslu," ungkapnya.

Andi juga beralasan telah meminta bantuan dua sahabatnya yang juga pengacara muda pengurus partai yaitu Jansen Sitindaon dari Partai Demokrat dan Habiburohman dari Partai Gerindra. Keduanya diminta menjelaskan atas ketidakhadiran Andi Arief, serta perkembangan masalah ini setelah pemanggilan ketiga.

"Saya tidak pernah berniat menggagalkan pencawapresan Sandi Uno, saya hanya berkeinginan untuk mencegah Pak Prabowo berbuat salah pada 8 Aguatus 2018 lalu atas informasi yang saya dengar langsung dari tiga pimpinan Partai Demokrat. Bagi saya itu kategorinya bukan informasi biasa," jelasnya.

Dia juga membantah jika disebut menghindar. Dia tidak mencabut dua cicitannya di Twitter yang kemudian menjadi alasan pelapor mempermasalahkan ini ke Bawaslu.

Sementara itu, Anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar mengatakan pemanggilan terhadap terlapor dugaan mahar politik akan dijadwalkan ulang karena masih menanti hasil klarifikasi dari Andi Arief.
(kri)
Berita Terkait
Sekjen Baru Demokrat...
Sekjen Baru Demokrat Dinilai Mampu Terjemahkan Visi dan Misi AHY
KPU Minta Bawaslu Tolak...
KPU Minta Bawaslu Tolak Laporan Partai Pelita dan Partai Ibu
Mediasi Gugatan Pemilu...
Mediasi Gugatan Pemilu antara Partai Ummat dan KPU Deadlock
Resmi, Partai Demokrat...
Resmi, Partai Demokrat Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024
Bawaslu Libatkan Ahli...
Bawaslu Libatkan Ahli Tangani Iklan Prabowo di Televisi
Akui Pengawasan Dana...
Akui Pengawasan Dana Kampanye Parpol Lemah, Bawaslu Singgung soal Audit
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved