Sekjen Baru Demokrat Dinilai Mampu Terjemahkan Visi dan Misi AHY

Kamis, 16 April 2020 - 11:16 WIB
loading...
Sekjen Baru Demokrat...
Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefki Harsya dinilai mampu menerjemahkan visi dan misi AHY. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyo (AHY) baru saja mengumumkan struktur pengurus Partai Demokrat masa bakti 2020-2025 yang terdiri dari pengurus pleno yang seluruhnya berjumlah 200 orang.

Direktur Politik Hukum Wain Advisory Indonesia, Sulthan Muhammad Yus menyatakan, manariknya dari kepengurusan itu munculnya duet maut Teuku Riefki Harsya sebagai Sekjen dan Andi Arif sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) partai. "Kelihaian kedua sosok ini seperti kita melihat duet Ronaldo-Messi dalam satu tim sepak bola yang sama," tutur Sulthan saat dihubungi SINDOnews, Kamis (16/4/2020).

Sulthan menganggap, loyalitas dan kapabilitas keduanya dirasa mampu dengan mudah memanivestasikan visi-misi AHY dalam menakhodai partai berlambang Bintang Mercy. Terlebih, Teuku Riefki ini dikenal sosok yang santun dan bijaksana sama seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurutnya, struktur pilihan AHY memperlihatkan bahwa bagaimana sebuah partai politik di era demokrasi liberal saat ini harus mampu secara tepat menyeimbangkan antara kapasitas kader, militansi dan loyalitas terhadap partai.

"Saya melihat Demokrat akan menjadi partai yang diminati kalangan muda mengingat kepengurusannya ikut didominasi oleh anak muda. Hal demikian seiring berjalan dengan fokus AHY terkait bonus demografi kita," ujarnya.

Di sisi lain, Analis politik asal UIN Jakarta ini menilai, pengalaman menjadi pendobrak dan pembaharu sebagai aktivis anti Orde Baru membuat strategi pemenangan Partai Demokrat ke depan banyak pola di bawah komando Andi Arief selaku Bappilu. Ditambah AHY pernah menduduki posisi tersebut yang kini menjadi ketua umum, sehingga tujuan memenangkan partai akan lebih mudah tercapai.

Menurut dia, dengan komposisi kepengurusan yang demikian AHY berpeluang besar mengembalikan Partai Demokrat sebagai the ruling party. Kuncinya ada di keberpihakan terhadap isu-isu kerakyatan. "Selebihnya biarkan rakyat yang menilai lalu menentukan sikap. Selamat bekerja semoga politik demokrat kedepan bermanfaat bagi rakyat banyak," tandasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Hadiri Baksos di Gereja...
Hadiri Baksos di Gereja Katolik Santo Andreas, AHY Salurkan Bantuan untuk Ribuan Jemaat
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved