Indonesia Membutuhkan Wapres Teknokrat

Selasa, 17 Juli 2018 - 10:39 WIB
Indonesia Membutuhkan...
Indonesia Membutuhkan Wapres Teknokrat
A A A
JAKARTA - Indonesia saat ini membutuhkan seorang pemimpin yang berasal dari kalangan teknokrat. Ini terkait dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, di mana muncul sejumlah nama yang bakal menjadi calon presiden (Capres) maupun calon wakil presiden (Cawapres).

Ketua Presidium Poros Muda Indonesia Timur (PPMIT) Syamsul Rizal mengatakan, jika Indonesia mau dua langkah maju kedepan dan dapat bersaing dengan negara berkembang lainnya, selayaknya memimpin Indonesia harus dari kalangan teknokrat.

"Kalau saat ini Fokus pembangunan Pak Jokowi adalah Infrastruktur, kedepan harus Pembangunan Industri. Kita semua tahu bahwa penduduk Indonesia berjumlah 250 jutaan sekian sampai saat ini tidak punya mobil buatan negeri sendiri," kata Syamsul Rizal dalam siaran pers, Selasa (17/7/2018).

"Betapa besar devisa yang terbuang ke luar negeri. Bandingkan dengan negara-negara lain. Belanda, Perancis, Belgia dengan negeri sekecil itu saja, memiliki mobil produksi dalam negeri," tambahnya.

Oleh karena Syamsul menyarankan, kepada para pimpinan partai politik (Parpol) pada era milenium ini, bukan lagi waktunya bagi-bagi kekuasaan, tetapi bagaimana melahirkan pemimpin yang mau bekerja dan punya kompetensi membangun bangsa.

"Kalau ditanya kepada siapa yang layak menjadi presiden dan wakil presiden memimpin Indonesia adalah Joko Widodo dan Airlangga Hartarto," ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, Indonesia akan bisa terbang menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia dalam 10 tahun ke depan, jika pemimpinnya punya visi dan punya teknologi untuk meraihnya.

"Tidak bisa lagi Indonesia melahirkan pemimpin yg hanya sekedar mencari margin politik dagang semata. Oleh karena itu Jokowi sebagai Presiden saat ini dan Airlangga yang juga Menteri Perindustrian saat ini adalah solusi tepat menjawab tantangan global kedepan," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Anwar Abbas Apresiasi...
Anwar Abbas Apresiasi Kejagung Tangkap Petinggi BGN: Bukti Hukum Tidak Pandang Bulu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved