Pilpres 2019, Relawan Deklarasikan Prabowo-Mardani

Selasa, 17 Juli 2018 - 10:20 WIB
Pilpres 2019, Relawan...
Pilpres 2019, Relawan Deklarasikan Prabowo-Mardani
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera dideklarasikan sebagai pasangan bakal calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres).

Pasangan ini dideklarasikan oleh Pancasila Cyber Army (PCA) dan Solidaritas Muslim Alumni Universitas Indonesia (SOLUSI UI). Alasannya, karena Prabowo dan Mardani dianggap pasangan yang cocok dan pantas memimpin bangsa dan negara Indonesia lima tahun mendatang.

"Kami mendeklarasikan kedua tokoh bangsa ini untuk menjadi calon presiden dan calon wakil presiden yang akan membawa Indonesia ke arah yang jauh lebih baik, jauh lebih maju dan jauh lebih sejahtera," kata Ketua Umum PCA Farid Fathur Fakhrudin di Omah Bintang Cafe, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (16/7/2018).

Hal senada dikatakan Ketua Umum SOLUSI UI Sabrun Jamil. Dukungan dari pihaknya itu setelah melakukan pengamatan dan penilaian yang panjang terhadap Prabowo dan Mardani.
Selain itu, karena SOLUSI UI melihat negara ini selama empat tahun belakangan mengalami kemunduran baik dari sisi ekonomi maupun dari sisi sosial politik dan keamanan.

"Duet antara Prabowo dan Mardani Ali Sera ini adalah duet yang paling pas untuk memimpin bangsa dan negara ke depan. Keduanya memiliki kemampuan memimpin dan menegakkan amar makruf nahi mungkar, untuk menjadikan Indonesia yang jauh lebih baik dari saat ini," katanya dalam kesempatan sama.

Dia menambahkan, Prabowo maupun Mardani memiliki integritas yang sangat baik dan teruji. Maka itu, Prabowo dan Mardani diyakini mampu menegakkan pemberantasan korupsi.

"Sehingga Pemerintahan dan birokrasi di Indonesia bisa jauh berkurang angka korupsinya, dan suatu saat bisa nol angka kejahatan korupsinya," papar Sabrun Jamil.

Sementara Sekretaris Jenderal (Sekjen) SOLUSI UI Eman Sulaeman Nasim mengatakan, Mardani memiliki integritas yang tinggi dan sangat baik. Buktinya kata dia, dari posisi Mardani sebagai anggota DPR dan sebagai Ketua Tim Pemenangan Pasangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Periode 2017-2023 Anies-Sandi serta tokoh inisiator gerakan #2019GantiPresiden yang sudah meluas dan didukung penuh oleh mayoritas rakyat di seluruh Indonesia dan Dunia.

Selain itu menurut dia, Mardani tidak memiliki catatan negatif. Dia menambahkan, sikap dan tekad menjunjung tinggi kebenaran dan kejujuran sangat dibutuhkan bangsa dan negara ini.

Dia melanjutkan, Bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin yang mau bekerja keras memperbaiki negara, menjunjung tinggi kebenaran dan kejujuran. Bukan hanya di bibir hanya untuk pencitraan, lanjut dia, tapi juga benar-benar diimplementasikan.

"Pasangan Prabowo Subianto - Mardani Alisera ini adalah pasangan lintas generasi. Pasangan senior dan pasangan orang muda yang ingin dan dapat menjadikan Indonesia jauh lebih maju dan lebih baik di masa depan. Yang akan menjadikan bangsa dan Negara Indonesia menjadi bangsa dan negara yang dihormati di Asia," kata Eman Sulaeman Nasim.

Selain itu, mereka menghimbau agar partai-partai Politik (Parpol) keumatan peserta Pemilu Presiden 2019 seperti Gerindra, PKS, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Bulan Bintang (PBB) dapat bersatu, merapatkan barisan mendukung dan berjuang bersama-sama mengusung dan memenangkan pasangan Prabowo-Mardani.

Sebab jika Ulama, Umat dan Parpol Keumatan bersatu, kemenangan dalam Pilpres 2019 diyakini akan dapat diraih. Mesin politik PKS, Gerindra, PAN, PBB serta barisan Ulama dan relawan yang menginginkan #2019GantiPresiden akan bekerja sangat dahsyat dan optimal untuk memenangkan pasangan Prabowo-Mardani ini.

"Negara Indonesia membutuhkan pemimpin yang memiliki komitmen penuh bukan hanya pencitraan, tapi komitmen penuh dalam menegakkan hukum, hukum benar-benar dijadikan panglima. Sehingga siapapun kelak yang bersalah apalagi maling uang negara, benar-benar diberikan hukuman seberat beratnya," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Breaking News: Noel...
Breaking News: Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Ini Respons Menteri Imipas Agus Andrianto
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Dadan Hindayana Tersangka...
Dadan Hindayana Tersangka Dugaan Korupsi MBG, PDIP Minta Pengawasan Diperketat
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi...
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi K3, Noel: Kalau Saya Terbukti Peras Pengusaha Hukum Mati
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved