Tinjau Dua TPS, Wiranto Klaim Pilkada Serentak Berlangsung Aman

Rabu, 27 Juni 2018 - 16:43 WIB
Tinjau Dua TPS, Wiranto...
Tinjau Dua TPS, Wiranto Klaim Pilkada Serentak Berlangsung Aman
A A A
BOGOR - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menpolhukam) Wiranto mengklaim proses pemungutan suara dalam Pilkada serentak di sejumlah daerah berlangsung aman dan terkendali.

Hal tersebut diungkapkan Wiranto saat meninjau proses pencoblosan di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Bogor, Rabu (27/6/2018). Pihaknya mengaku sengaja tepat hari pencoblosan berkeliling ke sejumlah TPS untuk mengecek kesiapan dalam proses pemungutan suara.

"Saya dilaporkan di beberapa daerah terkait pilkada gubernur, bupati/wali kota. Semuanya berjalan aman, tertib, terkendali, damai sesuai dengan harapan. Sesuai harapan masyarakat, pilkada ini harus berjalan aman," katanya.

Alasan memilih Bogor sebagai lokasi peninjauan secara langsung proses pemungutan suara, pihaknya menuturkan karena Bogor dekat dengan DKI Jakarta.

"Selain itu, setelah ini kan saya harus ke Mabes Polri memantau seluruh daerah kalau saya terlalu jauh nyampe Mabes Polri malam nanti saya telat," jelasnya.

Meski demikian, menurut nya, Kemenkopolhukam tak hanya memantau di Bogor, pihaknya menyebar jajarannya. "Kita bagi-bagi kok tidak hanya di sini, saya hanya kebetulan di Bogor ada temen (Kemenkopolhukam) di Bekasi ada lagi di daerah Jawa Tengah," jelasnya.

Pihaknya meminta, masyarakat melakukan pemungutan secara gembira dan meriah. Menjadikan hari pencoblosan ini sebagai pesta demokrasi yang dilakukan setiap lima tahun sekali.

Terkait adanya gangguan di wilayah Papua, Wiranto belum mendapatkan informasi terakhir. Dia mengakui, laporan terakhir yang dia terima ada dua tempat terkendala terkait penyaluran logistik pemilu.

"Pertama di Kabupaten Nduga, itu masih tertunda logistiknya belum sampai, karena dua hari lalu ada penembakan. Sekarang sedang dilakukan satu proses pengamanan di sana sehingga akan dilaksanakan kemudian hari," katanya.

Kedua di Kabupaten Paniai, lanjut Wiranto, masih ada penolakan rakyat terhadap putusan KPU provinsi tentang calon tunggal. Ini masih perlu diselesaikan dulu.

Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, Wiranto menegaskan bahwasannya aparatur negara Polri, BIN, TNI, dan ASN diminta untuk netral. Bila ada oknum, tindakan tegas akan dilakukan.

"Untuk itu presiden wanti-wanti supaya para penyelenggara ini itu netral, apakah kepolisian, TNI ASN, BIN, presiden terus menyampaikan itu berulang-ulang, menekankan berulang-ulang. Satu-dua ada yg nyimpang, kita tindak kita beri sanksi. Tapi bukan merupakan bagian dari perintah, rekayasa yang terencana," tegas Wiranto.
(pur)
Berita Terkait
Mahfud MD Minta KPK...
Mahfud MD Minta KPK dan Masyarakat Aktif Awasi Pilkada Serentak
Pilkada Tetap Digelar...
Pilkada Tetap Digelar 9 Desember 2020, Mahfud MD: Kalau Ditunda Lagi, Tidak Jelas
Bersyukur Pilkada Lancar,...
Bersyukur Pilkada Lancar, Mahfud MD Bandingkan dengan Tahun 2015
Mendagri dan Menko Polhukam...
Mendagri dan Menko Polhukam Tegaskan Tidak Akan Ada Penundaan Pilkada
Usai Dilantik, Menko...
Usai Dilantik, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Temui Mahfud MD
Menko Polhukam Minta...
Menko Polhukam Minta Semua Pihak Terbuka Soal Pilkada
Berita Terkini
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
Infografis
Ilmuwan Klaim Temukan...
Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Peradaban Kuno di Planet Mars
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved