Bersyukur Pilkada Lancar, Mahfud MD Bandingkan dengan Tahun 2015

Senin, 14 Desember 2020 - 18:00 WIB
loading...
Bersyukur Pilkada Lancar,...
Menko Polhukam Mahfud MD bersama Mendagri Tito Karnavian, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X serta sejumlah pimpinan lembaga di Daerah Istimewa Yogyakarta. Foto/dok Puspen Kemendagri
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD merasa bersyukur Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember lalu pilkada dapat berjalan lancar meskipun di tengah pandemi Covid-19.

Dia mengatakan, kecemasan pilkada bakal menimbulkan klaster besar penyebaran virus bisa diatasi. "Kami bersyukur alhamdulillah berhasil mengatasi kekhawatiran dan kecemasan yang dulu pilkada serentak ini dilaksanakan di dalam suasana Covid. Pada waktu itu banyak sekali usul kepada pemerintah agar pilkada ditunda. Sampai kapan? Tidak tahu, pokoknya ditunda. Karena apa? Karena kalau pilkada diadakan pertama katanya akan menjadi klaster Covid, " tutur Mahfud MD dikutip dari siaran pers Puspen Kemendagri, Senin (14/12/2020).

Bahkan, menurut dia, pada waktu itu jika pilkada tetap dilaksanakan akan ada penularan sebanyak 3 juta atau setidaknya 200 ribu orang terinfeksi. Namun dia mengucapkan rasa terima kasih ya atas semua peringatan sebelum pilkada digelar.

Menurut dia, hal tersebut bagian dari kecintaan terhadap rakyat Indonesia. "Kita laksanakan dengan bismillah, semua saran kita tampung, kita siapkan protokol kesehatan. Alhamdulillah belum ada kasus bahwa kerumunan Pilkada itu menjadi klaster baru," katanya. (Baca juga: Pengamat Nilai Pencapaian Golkar di Pilkada Cukup Fenomenal )

Mahfud menambahkan, dengan menjalankan protokol kesehatan tingkat partisipasi pemilih cukup tinggi. Bahkan angka sementara lebih tinggi dibandingkan dengan pilkada 2015. Seperti diketahui Pilkada 2020 ini diikuti daerah peserta Pilkada tahun 2015.

“Tingkat partisipasi alhamdulillah. Dulu partisipasi kita pilkada serentak 2015 itu adalah 69 persen, 69,02 persen. Dikatakan kalau ada pilkada ini akan turun menjadi 50 paling banyak 55 persen. Sekarang naik menjadi 75,83 persen,” ungkapnya.(Baca juga: Berlangsung di Tengah Pandemi, Pilkada 2020 Dinilai Efektif dan Transparan )

(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
Mahfud MD Sebut Militeristik...
Mahfud MD Sebut Militeristik Tak Cocok di Polri, Pakar: Perlu untuk Lindungi Rakyat
Mahfud: Rekomendasi...
Mahfud: Rekomendasi Komisi Reformasi Polri Ingin Ciptakan Polisi Sipil
Mahfud MD Ungkap Nasib...
Mahfud MD Ungkap Nasib Komisi Reformasi Polri usai Serahkan Rekomendasi ke Prabowo
Komisi Reformasi Tak...
Komisi Reformasi Tak Usulkan Polri di Bawah Kementerian, Mahfud: Secara Politis Lebih Aman
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Polemik Alumni LPDP...
Polemik Alumni LPDP Hina Negara, Mahfud MD: Jangan Pernah Lelah Mencintai Negeri Ini
Wisuda UNOSO Dihadiri...
Wisuda UNOSO Dihadiri Rocky Gerung, Gories Mere, hingga Mahfud MD
Rekomendasi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved