Satelit di Orbit 123 Terancam Hilang, Kemhan Akan Temui Avanti

Rabu, 16 Mei 2018 - 13:19 WIB
Satelit di Orbit 123...
Satelit di Orbit 123 Terancam Hilang, Kemhan Akan Temui Avanti
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menilai keberadaan satelit di orbit 123 sangat penting dan bernilai strategis bagi pertahanan Indonesia. Karena itu, Kemhan memastikan dalam waktu dekat akan bertemu dengan Avanti Communications Group Plc di London, Inggris.Perusahaan operator satelit asal Inggris, Avanti Communications Group, menggugat Kemhan karena belum memenuhi kewajibannya membayar sewa satelit L-band Advanced Relay and Technology Mission (Artemis) yang ditempatkan di slot orbit 123 derajat bujur timur. Gugatan yang dilayangkan melalui London International Court of Arbitration pada 2017 itu, Avanti menuntut Pemerintah Indonesia membayar ganti rugi senilai USD17,08 juta.

Gugatan tersebut karena Kemhan dinilai wanprestasi dalam sewa kontrak satelit Artemis. Perusahaan tersebut menyatakan Kemhan baru membayar USD13,2 juta dari nilai kontrak penyewaan Artemis sebesar USD30 juta atau Rp405 miliar. Satelit yang disewa Kemhan sejak 2016 ini awalnya bertujuan untuk mengisi orbit 123 derajat bujur timur yang ditinggal satelit Garuda-1 yang dinyatakan bermasalah karena keluar dari orbitnya.

Direktur Jenderal Perencanaan Pertahanan (Renhan) Kemhan Marsekal Muda TNI Tata Endrataka mengatakan, Kemhan akan bertemu Avanti Communications Group Plc terkait dengan gugatan tersebut. "Pembayaran yang menentukan Pak Bambang (Dirjen Pothan). Beliau mau berangkat ke London, Juni mendatang. Pertemuan itu untuk membicarakan dulu," ungkap Tata di Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Menurut dia, anggaran sudah ada. Karena masalah internal, pembayaran menjadi tertunda. "Miskomunikasi itu dalam pengerjaan-pengerjaan di bawah," ungkapnya.

(Baca juga: Dua Strategi Kementerian Pertahanan Hadapi Gugatan Avanti )
(amm)
Berita Terkait
Soal Kebijakan Pertahanan...
Soal Kebijakan Pertahanan Prabowo Subianto, Begini Kata Mantan Irjen Kemhan
Pemerintah Diminta Tegas...
Pemerintah Diminta Tegas dan Serius Jaga Kedaulatan NKRI
Sholat Jumat Bersama...
Sholat Jumat Bersama Prajurit Kodam II/ Sriwijaya, Prabowo: TNI Benteng Terakhir Kedaulatan
Ancaman Siber Kian Canggih,...
Ancaman Siber Kian Canggih, ITSEC Cyber Academy Siapkan Tentara Digital untuk Kemhan Senilai Rp960 Miliar
Kemhan dan Kemenko Polhukam...
Kemhan dan Kemenko Polhukam Diminta Selesaikan RUU Keamanan Laut
Kemhan Ajak Masyarakat...
Kemhan Ajak Masyarakat Wujudkan Ketahanan dan Kemandirian Pangan
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved