Menteri Yohana Bicara Peran Perempuan di Era Revolusi Industri

Senin, 23 April 2018 - 18:11 WIB
Menteri Yohana Bicara...
Menteri Yohana Bicara Peran Perempuan di Era Revolusi Industri
A A A
JAKARTA - Seorang perempuan berkualitas mampu menempatkan dirinya dalam peran yang sangat penting, baik sebagai seorang ibu yang mendidik generasi masa depan, maupun berperan di ranah publik termasuk di Era Revolusi Industri 4.0.

Namun, data terakhir per Februari 2017 dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan hanya terdapat 30% pekerja perempuan di bidang industri sains, teknologi, engineering, dan matematik.

Revolusi Industri 4.0 merupaka era yang diwarnai oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence), era super komputer, rekayasa genetika, inovasi, dan perubahan cepat yang berdampak terhadap ekonomi, industri, pemerintahan, dan politik. Gejala ini di antaranya ditandai dengan banyaknya sumber informasi melalui kanal media sosial, seperti Youtube, Instagram, dan sebagainya.

"Hadirnya Revolusi Industri 4.0 seharusnya dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik oleh kaum perempuan karena memiliki prospek yang menjanjikan bagi posisi perempuan sebagai bagian dari peradaban dunia. Meskipun masih ada sejumlah tantangan dalam menarik tenaga kerja profesional perempuan untuk bekerja di dunia industri," tutur Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise dalam Seminar Nasional bertajuk Peran Perempuan dalam Mendidik Generasi Era Revolusi Industri 4.0 di Universitas Negeri Yogyakarta, Senin (23/4/2018).

Menurut studi dari UNESCO pada 2015, kata dia, rendahnya tingkat partisipasi pekerja perempuan di bidang industri terutama disebabkan oleh persepsi lingkungan kerja di industri merupakan domain pekerja laki-laki, yang melibatkan pekerjaan fisik dan tidak menarik bagi pekerja perempuan.

Selain itu, lanjut dia, masih banyak lulusan perempuan yang meraih gelar di bidang industri sains, teknologi, engineering, dan matematik memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk mengejar karier di industri dibandingkan laki-laki.

"Di sinilah dibutuhkan peran perguruan tinggi (PT) dalam menggali potensi kaum perempuan agar menjadi lulusan yang kuat dan mampu menghadapi persaingan di Era Revolusi Industri 4.0,” paparnya.

Yohana menambahkan, selain berperan di ranah publik, perempuan juga harus bisa menjadi pendidik yang dapat mengajar dan membina anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Dia mengungkapkan menjadi seorang ibu di Era Revolusi Industri 4.0 memiliki tantangan tersendiri. Sebagai seorang ibu perlu membuka diri (open mind) dan mau terus belajar mengikuti perubahan jaman yang tentunya diikuti dengan perubahan perilaku, karakter dan sikap anak-anak yang hidup di jaman ini.

“Saya berharap kaum perempuan sebagai pendidik generasi penerus mampu menerapkan nilai-nilai agama, kebaikan, dan moral dengan cara yang berbeda dengan zaman kita dahulu," tuturnya.

Yohana menilai diperlukan suatu pendekatan yang berbeda dari zaman yang sudah lalu dalam mendidik dan menjaga anak-anak kita agar menjadi generasi yang mampu bersaing di era global, beretika, dan membanggakan.

"Baik bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Kementerian PPPA Dukung...
Kementerian PPPA Dukung Kapolri Bentuk Direktorat Perlindungan Anak dan Perempuan
Jokowi Hapus Deputi...
Jokowi Hapus Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat pada Kementerian PPPA
Hadirkan Layanan PUTARAN,...
Hadirkan Layanan PUTARAN, Kementerian PPPA Akan Terapkan 6 Poin Pembelajaran Perempuan
Dyah Arum Sari Dukung...
Dyah Arum Sari Dukung Layanan Pemberdayaan Perempuan Kementerian PPPA
Wujudkan Indonesia Ramah...
Wujudkan Indonesia Ramah Perempuan dan Anak, Perlu Sinergi Pusat dan Daerah
Menteri PPPA: Dalih...
Menteri PPPA: Dalih Tradisi Budaya Jangan Dipakai untuk Kedok Pelecehan
Berita Terkini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved