Tak Ada Konflik Internal, PKB Dinilai Lebih Solid dari PPP dan PKS

Jum'at, 20 April 2018 - 22:18 WIB
Tak Ada Konflik Internal,...
Tak Ada Konflik Internal, PKB Dinilai Lebih Solid dari PPP dan PKS
A A A
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dianggap sebagai partai dengan elektabilitas tertinggi di antara partai-partai berbasis Islam di Indonesia. Hal itu seperti terekam dalam hasil survei Media Survei Nasional (Median).

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun mengatakan, hasil survei yang dilakukan pihaknya menunjukkan PKB menempati ranking ke-4 dari sisi elektabilitas setelah PDIP, Gerindra, dan Golkar dengan perolehan suara sebesar 8,5%.

Secara nasional, kata Rico, sementara ini PKB berhasil naik satu peringkat dari urutan ke-5 saat Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 2014 lalu. "Perolehan suara sementara PKB ini merupakan yang tertinggi dibanding partai-partai Islam lainnya, seperti PPP, PAN dan PKS. Jadi, partai berbasis warga Nahdliyin ini berada di posisi paling tinggi di antara partai Islam," ujar Rico kepada SINDOnews, Jumat (20/4/2018).

Meningkatnya perolehan suara PKB dapat dijelaskan berdasarkan tiga faktor alasan memilih partai. Antara lain faktor komunal, faktor kepemimpinan, serta faktor soliditas.

Rico mengatakan, berdasarkan survei Median sebanyak 29% responden memilih PKB karena faktor komunal, yakni sebagai sesama warga Nahdlatul Ulama (NU). Sementara itu, sebanyak 15,1% responden memilih PKB karena figur Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Pilihan ini, lanjut Rico, menunjukkan langkah Cak Imin yang cukup agresif mengkampanyekan dirinya lewat media dan kunjungan langsung ke beberapa daerah mulai menuai hasil. Sedangkan faktor ketiga memilih PKB yakni faktor soliditas di tubuh PKB yang terus terjaga sampai sekarang.

Rico menilai, PKB relatif tidak memiliki konflik internal dibanding PKS dan PPP. "Konflik internal di tubuh partai selain merugikan secara soliditas, juga menuai antipati publik. Dari data terlihat responden yang tidak menyukai konflik internal di tubuh PPP sebesar 5,1% dan di tubuh PKS sebesar 5,6%," jelas Rico.

Namun demikian, Rico mengingatkan, bahwa pemilu masih satu tahun lagi. Sehingga masih ada waktu bagi partai-partai lain untuk memperbaiki kinerja, sehingga posisinya naik peringkat.
(kri)
Berita Terkait
Panji Bangsa Siap Terdepan...
Panji Bangsa Siap Terdepan Amankan Harlah ke-28 PKB
Gus Halim Tekankan Penataan...
Gus Halim Tekankan Penataan Kepengurusan PKB Tak Hanya Berorientasi Kemenangan Elektoral
Elektabilitas Naik,...
Elektabilitas Naik, PKB Tetap Kerja Keras Capai Target Suara
Gelar Musyawarah Wilayah,...
Gelar Musyawarah Wilayah, PKB DKI Jakarta Targetkan Masuk Tiga Pemilu 2024
Konflik PKB-PBNU Meruncing,...
Konflik PKB-PBNU Meruncing, Mantan Sekjen PKB Lukman Edy Dilaporkan ke Bareskrim
PKB Berharap Tak Ada...
PKB Berharap Tak Ada Pihak-pihak yang Coba Gagalkan Pemilu 2024
Berita Terkini
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Komjak Janji Awasi Jaksa...
Komjak Janji Awasi Jaksa yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Semarak Harlah PKB,...
Semarak Harlah PKB, Panji Bangsa Harap Perkokoh Nilai Kebangsaan Generasi Muda
PUI Apresiasi Komitmen...
PUI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Pemberantasan Korupsi
Mantan Pimpinan KPK:...
Mantan Pimpinan KPK: Febrie Adriansyah dan Keluarga Harus Dapat Perlindungan Tingkat Tinggi
KPK Tak Bisa Ambil Alih...
KPK Tak Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah seperti Pungut Barang di Jalan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved