Arief Hidayat Tepis Isu Miring Dugaan Pelanggaran Kode Etik

Selasa, 27 Maret 2018 - 21:49 WIB
Arief Hidayat Tepis...
Arief Hidayat Tepis Isu Miring Dugaan Pelanggaran Kode Etik
A A A
JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menepis isu miring yang menerpa dirinya. Arief diduga dekat dengan DPR dan melakukan lobi agar dipilih kembali sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua.

Arief menegaskan, hubungannya dengan DPR hanya sebatas kepentingan uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon hakim konsitusi. Terkait kedatangannya ke DPR, Arief mengaku telah mendapat lampu hijau dari Dewan Etik MK.

"Saya datang ke DPR karena undangan DPR. Saya sudah izin dewan etik, tapi saya dipersoalkan. Lha saya harus ke sana," kata Arief di Istana Negara, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Arief menegaskan, bila dirinya tidak memenuhi undangan DPR, maka pencalonan dirinya sebagai hakim konsitusi periode kedua tidak akan diproses. Dalam proses tersebut akhirnya Arief kembali diloloskan DPR menjadi hakim konstitusi pada 7 Desember 2017.

Arief membantah dia dekat dengan kelompok tertentu. Ia menegaskan akan menjunjung tinggi independensi Hakim sebagaimana diatur dalam kode etik hakim. "Saya setelah jadi hakim harus independen. Harus imparsial. Itu yang harus," tegas Arief.

Sementara itu, terkait jabatannya yang kini menuai kontroversi, Arief menyerahkan seluruhnya kepada rapat permusyawaratan hakim (RPH) yang Akan digelar besok.

"Itu nanti terserah pada RPH. Meski belum habis, tapi hakim lain tidak mengendaki, saya juga tidak bisa. Makanya terserah RPH," ucap Arief.
(maf)
Berita Terkait
Survey Sentimen Publik...
Survey Sentimen Publik atas Putusan MK Soal Ambang Batas Presiden
Tanpa Proses Kocok Ulang,...
Tanpa Proses Kocok Ulang, Saldi Isra Kembali Jabat Hakim MK
Jelang Putusan Dugaan...
Jelang Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Begini Kondisi Terkini di Gedung Mahkamah Konstitusi
Akademisi Nilai MK Terancam...
Akademisi Nilai MK Terancam Jadi Lembaga Perusak Konstitusi
MK Tolak Gugatan Syarat...
MK Tolak Gugatan Syarat Usia Minimal Hakim Konstitusi 55 Tahun
Putusan MK Diharapkan...
Putusan MK Diharapkan Diterima Semua Pihak
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Iran Tidak Mengalami...
Iran Tidak Mengalami Kerusakan setelah Dugaan Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved